Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Upacara Puncak Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-78 Kementerian Agama Republik Indonesia pada hari ini, rabu 3 januari 2024 yang merupakan gabungan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Kemenag Kota Bandar Lampung dan UIN Raden Intan Lampung berlangsung dihalaman Kanwil Kemenag Lampung.
Apel diikuti Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, H. Puji Raharjo, Kepala Kemenag Kota Bandar Lampung, H. Makmur, Forkopimda Provinsi Lampung, Dinas Instansi terkait, Pejabat UIN Raden Intan Lampung, Purnabakti Kemenag, Pimpinan Majelis Agama, ketua FKUB, Baznasa, BWI Pimpinan Bank, Ketua DWP Kanwil beserta anggota, Ketua DWP UIN Kemenag Lampung beserta anggota, Ketua DWP Kemenag Kota Bandar Lampung beserta anggota, Pejabat dilingkungan Kemenag Kota Bandar Lampung, Kanwil Kemenag Lampung 4 pleton (124 orang), UIN Raden Intan Lampung 2 pleton (62 orang), kemenag Kota Bandar Lampung 3 pleton (93 orang), MAN 1 Bandar Lampung 1 pleton (31 orang), MAN 2 Bandar Lampung 1 pleton (31 orang), MTsN 1 Bandar Lampung 1 pleton (31 orang), MTsN 2 Bandar Lampung 1 pleton (31 orang), gabungan MIN Bandar Lampung 2 pleton (62 orang), Gabungan KUA 2 pleton ( 62 orang), dan Loka Diklat 1 pleton (31 orang).
Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Fahrizal Darminto, membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas.
Menteri Agama mengajak seluruh insan Kemenag untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan perjuangan dalam mewujudkan segala cita dibentuknya Kementerian Agama.
Menteri Agama menyampaikan bahwa sebagai institusi yang memiliki tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama dan pendidikan keagamaan, tugas Kementerian Agama tidaklah ringan.
Ia melanjutkan bahwa menjaga harmoni kehidupan beragama sebagai salah satu pilar kerukunan nasional dimana tugas berat ini dilaksanakan dengan memberikan layanan yang adil, transparan, dan akuntabel untuk seluruh umat beragama.
Selain itu, ia mengatakan bahwa Kemenag juga memiliki tugas untuk membangun karakter bangsa melalui pendidikan agama.
"Bekal pendidikan agama yang moderat adalah fondasi kokoh dalam mewujudkan kerukunan umat beragama demi tercapainya tujuan pembangunan," ujarnya.
Menteri Agama menegaskan momentum pergantian tahun dan peringatan HAB ke-78 Kementerian Agama ini adalah saat yang tepat untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.
Melalui momentum HAB yang mengusung Tema "Indonesia Hebat Bersama Umat" ini, ia mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk meningkatkan spirit layanan kepada seluruh umat beragama.
Menurutnya, tema tersebut bermakna bahwa insan Kemenag harus selalu membersamai umat untuk menuju Indonesia yang hebat, dimana wujud dari membersamai umat ini adalah dengan memberikan layanan yang sebaik-baiknya kepada seluruh umat beragama.
"Oleh karena itu, mari kita wujudkan birokrasi yang melayani. Kita layani umat dengan senang hati, riang gembira, dan penuh pengabdian. Jadikan pelayanan umat ini sebagai panggilan hati, bukan semata kewajiban birokrasi," ujarnya. (Uji)
