Lampung Barat, Kemenag (Humas) —-Kepala Seksi Pendidikan Dan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, Suherman, menegaskan Madrasah adalah jembatan untuk meraih masa depan bagi siswa.
Hal tersebut disampaikan Suherman, saat menghadiri Purnawiyata Siswa-Siswi RA, MI, Mts dan Madrasah Aliyah yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Al Hikmah, Kecamatan Bandar Negeri Suoh.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah Pejabat Kantor Kemenag Lainnya dan Pokjawas, Rabu (17/6/2026).
“Pendidikan pola madrasah yaitu kombinasi antara ilmu pengetahuan umum dan agama, dua aspek ini menjadi wasilah mengantarkan masa depan siswa-siswi,” ujarnya.
Oleh sebab itu, ia meyakini dengan kombinasi ilmu pengetahuan dan agama dapat menjadi filter tambahan untuk meraih masa depan cerah dimasa mendatang.
“Apalagi ditengah pesatnya kemajuan teknologi dan digitalisasi, krisis moral dan adab serta etika menjadi ancaman nyata dewasa ini. Kami meyakini, melalui pendidikan yang baik selama di Madrasah menambah nilai tersendiri ditengah masyarakat,” jelasnya.
Berikutnya, Suherman menambahkan, sejatinya terdapat empat pilar yang dapat mengoptimalkan masa depan siswa dan siswi dari tingkat RA hingga Madrasah Aliyah.
“Yaitu pilar keluarga, sekolah/madrasah, lingkungan dan media sosial. Empat pilar ini satu kesatuan tidak bisa dipisahkan, masing-masing pilar harus baik, karena sejatinya pendidikan bukan hanya tugas madrasah semata, melainkan tugas kita semua,” terangnya.