Search

Madrasah

Halal bi Halal 1445 H MAN 1 Pringsewu: Hari Ini Harus Lebih Baik dari Kemarin

halal-bi-halal-1445-h-man-1-pringsewu-hari-ini-harus-lebih-baik-dari-kemarin
Fotografer: Humas Kanwil

Pringsewu, Keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pringsewu menggelar Halal bi Halal Idul Fitri 1445 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung Aula madrasah setempat pada Kamis (18/4/2024). 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala MAN 1 Pringsewu Fathul Bari mengajak seluruh elemen madrasah untuk memaknai dengan sungguh-sungguh Hari Raya Idul Fitri yang di dalamnya terdapat tradisi Halal bi Halal. 

"Maknai Halal bi Halal ini dengan baik dan bertekad hari ini harus lebih baik dari kemarin," harapnya pada Halal bi Halal yang diselenggarakan di awal masuk pembelajaran pasca-libur Hari Raya Idul Fitri 1445 H ini. 

Setiap individu dengan masing-masing posisinya juga harus menguatkan komitmen untuk lebih baik dalam berkiprah. Para siswa lebih tekun untuk belajar dan.menguatkan karakternya dan kepada pendidik untuk lebih ikhlas dan meningkatkan kompetensinya. 

"Pasca Idul Fitri kita harus memiliki semangat baru dalam menjalani tugas kita masing-masing yang akan menjadikan kualitas kehidupan semakin baik di masa yang akan datang," harapnya. 

Harapan Fathul ini sesuai dengan hadits Nabi yang memotivasi setiap individu agar terus menjadi pribadi yang lebih baik. 

Dalam haditsnya Rasulullah bersabda: "Siapa saja yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia (tergolong) orang yang beruntung. Siapa saja yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia (tergolong) orang yang merugi. Siapa saja yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia orang yang dilaknat (celaka).” (HR Al-Hakim). 

Selain memotivasi untuk lebih baik dari hari yang lalu, Fathul juga mengajak seluruh elemen madrasah untuk saling maaf memaafkan pada momentum lebaran ini. Kata Idul Fitri sendiri memiliki arti kembali ke fitrah dan kesucian. 

"Saya sampaikan permohonan maaf dan mari kita saling memafkan. Semoga dosa kita dengan sesama manusia dihapus setelah kita berusaha untuk menghapus dosa kita kepada Allah selama Ramadhan yang suci," ungkapnya. 

Pada kesempatan taersebut juga dilakukan tradisi saling memaafkan dengan saling berjabat tangan. Nampak suasana khusyuk dengan lantunan shalawat Nabi mengiringi prosesi bersalam-salaman. (Muhammad Faizin)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil