Search

Hardiknas 2025 MAN 1 Pringsewu: Pendidikan Kunci Membuka Pintu Keberhasilan

hardiknas-2025-man-1-pringsewu-pendidikan-kunci-membuka-pintu-keberhasilan
Fotografer: Humas Kanwil

Pringsewu, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) selalu menjadi momentum istimewa bagi seluruh insan pendidikan di Indonesia, termasuk di MAN 1 Pringsewu. Momentum ini merupakan refleksi perjuangan dan cita-cita besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dalam upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025, pembina upacara Indri Wahyuningsih menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses mentransfer ilmu pengetahuan, melainkan juga upaya membentuk karakter dan menggali potensi terbaik dari generasi muda.

"Dari sini, bisa dibuka pintu keberhasilan,” ujarnya pada upacara bendera yang dilaksanakan pada Senin (5/5/2025).

Ia mengajak seluruh semua untuk merefleksikan makna pendidikan yang sebenarnya. “Bayangkan bila hidup tanpa pendidikan, tanpa ilmu dan pengetahuan. Tentu akan menjadi generasi yang bodoh,” imbuhnya.

Menurutnya, manusia tidak akan pernah lepas dari ilmu. Yang membedakan manusia dengan makhluk lain adalah hati dan ilmu. Ia menekankan bahwa tidak ada manusia yang bodoh, yang ada hanyalah manusia yang malas.

Oleh karena itu, ia mendorong siswa-siswi MAN 1 Pringsewu untuk terus menumbuhkan semangat belajar. “Generasi sekarang harus bisa menjadi penerus dan kebanggaan para pelopor pendidikan Indonesia. Menjadi generasi yang kuat, tahan banting, dan siap mengisi posisi strategis di masa depan,” jelasnya.

Ia juga meyakinkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin diraih selama ada niat dan perjuangan. “Ketika kita memiliki niatan dan perjuangan, maka semua peluang akan terbuka,” katanya.

Ia mengajak seluruh murid untuk menjadi "generasi emas" — generasi yang dicari, dibutuhkan, dan memiliki nilai tinggi seperti emas itu sendiri.

Indri mengajak seluruh siswa untuk menjadikan Hardiknas sebagai momentum perubahan. “Mari kita rayakan Hari Pendidikan Nasional ini dengan merubah kebiasaan-kebiasaan negatif menjadi kegiatan yang positif. Belajar sungguh-sungguh adalah cara terbaik membentuk karakter dan perilaku yang baik,” tutupnya.


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil