Search

Hari Pertama Ujian Madrasah di Lampung Berjalan Lancar, Kakanwil Tekankan Integritas Peserta

hari-pertama-ujian-madrasah-di-lampung-berjalan-lancar-kakanwil-tekankan-integritas-peserta
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung, Pendidikan Madrasah (Humas) — Pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun Ajaran 2025/2026 di Provinsi Lampung berlangsung lancar tanpa kendala berarti, meski penggunaan perangkat digital dalam ujian menuntut penguatan integritas peserta didik.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain saat melakukan monitoring pelaksanaan ujian di MAN 1 dan MAN 2 Bandar Lampung, Senin (30/3/2026).

“Secara umum pelaksanaan berjalan baik. Tidak ada kendala signifikan, baik dari jaringan maupun perangkat. Ini menunjukkan kesiapan madrasah kita semakin matang dalam melaksanakan ujian berbasis teknologi,” ujarnya.

Ujian Madrasah merupakan penilaian akhir bagi siswa kelas XII yang kini dilaksanakan berbasis elektronik (EBT) dengan memanfaatkan perangkat Android, laptop, maupun komputer. Sistem ini memberi kemudahan dalam pelaksanaan, namun sekaligus membuka tantangan baru, terutama terkait potensi gangguan teknis dan penyalahgunaan perangkat.

Menurut Zulkarnain, berbagai potensi kendala tersebut dapat diantisipasi oleh madrasah melalui penguatan sistem dan pengawasan selama ujian berlangsung. Secara umum, pelaksanaan di lapangan terpantau tertib dan sesuai prosedur.

Monitoring yang dilakukan Kanwil Kemenag Lampung merupakan bagian dari upaya memastikan mutu dan akuntabilitas pelaksanaan ujian. Pengawasan mencakup aspek administrasi, kesiapan sarana prasarana, hingga pelaksanaan teknis ujian.

Di tengah kelancaran tersebut, Zulkarnain menegaskan bahwa tantangan utama pelaksanaan ujian berbasis digital bukan lagi pada aspek teknis, melainkan pada aspek kejujuran peserta didik.

“Teknologi hanyalah alat. Yang terpenting adalah kejujuran. Ujian ini bukan sekadar mengukur pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter,” katanya.

Ia meminta madrasah untuk terus memperkuat pengawasan serta menanamkan nilai integritas kepada peserta didik agar pelaksanaan ujian berlangsung jujur, transparan, dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, H. Herry Setiawan, menegaskan bahwa hasil monitoring menunjukkan kesiapan madrasah tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga administratif dan manajerial.

“Seluruh tahapan pelaksanaan Ujian Madrasah berjalan sesuai standar operasional, mulai dari kelengkapan administrasi, penetapan peserta, hingga kesiapan pengawas, proktor, dan teknisi di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, madrasah telah menunjukkan komitmen dalam menjaga mutu pelaksanaan ujian melalui penguatan sistem dan kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan.

“Keberhasilan ujian tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan, tetapi juga dari integritasnya. Karena itu, kami terus mendorong penguatan pengawasan dan penanaman nilai kejujuran kepada peserta didik,” tegasnya.

Pelaksanaan Ujian Madrasah tahun ini diikuti seluruh madrasah aliyah di Lampung dengan berbagai moda pelaksanaan sesuai kesiapan masing-masing satuan pendidikan. Kelancaran ujian, menurut Zulkarnain, harus diiringi dengan komitmen menjaga kualitas dan kepercayaan publik terhadap hasil pendidikan. (Tim/Mela Basyar)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil