Tanggamus Kemenag (Humas) -- Aula Saibatin di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung menjadi saksi kegiatan penting pemusnahan arsip pada pekan ini. Dalam acara tersebut, Hasanuddin Sholeh, S.Kom., arsiparis dari Kantor Kemenag Kabupaten Tanggamus, turut ambil bagian. Kegiatan ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi menjadi tonggak penting dalam pengelolaan arsip yang profesional dan sesuai regulasi.
Pemusnahan arsip ini melibatkan banyak pihak, termasuk arsiparis dari berbagai daerah di Lampung, seperti Hasanuddin. Dalam upaya ini, arsip yang telah melewati masa retensi atau sudah tidak lagi memiliki nilai guna baik secara administratif maupun hukum dimusnahkan secara aman. Langkah ini menunjukkan komitmen Kemenag dalam menjaga kualitas tata kelola dokumen yang transparan dan bebas dari risiko penyalahgunaan informasi.
Hasanuddin sendiri merasa bangga bisa terlibat dalam kegiatan ini. Baginya, pemusnahan arsip adalah wujud nyata tanggung jawab arsiparis dalam memastikan siklus dokumen berjalan sesuai standar. “Dengan memusnahkan arsip yang tidak lagi relevan, kami membuka ruang bagi arsip-arsip baru yang lebih signifikan. Ini adalah bagian penting dari manajemen dokumen yang profesional,” ujarnya dengan penuh semangat.
Proses pemusnahan dilakukan secara hati-hati dan terorganisir. Arsip dihancurkan menggunakan mesin penghancur khusus yang memastikan informasi di dalamnya tidak bisa diakses kembali. Langkah ini diikuti dengan pencatatan detail untuk memastikan seluruh tahapan telah dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Semua pihak yang terlibat pun menunjukkan profesionalisme tinggi, memastikan kegiatan berjalan lancar hingga selesai.
Partisipasi Hasanuddin dalam acara ini menjadi bukti dedikasi para arsiparis dalam menjaga integritas dokumen pemerintah. Ia berharap pengalaman ini menjadi inspirasi bagi pengelolaan arsip di Kementerian Agama, khususnya di Tanggamus, untuk terus berkembang. “Arsip adalah aset berharga. Melalui tata kelola yang baik, kita bisa memastikan bahwa dokumen-dokumen penting negara tetap terjaga dengan maksimal,” pungkasnya dengan optimis. (Frans/Mela Basyar)
