Search

Hati-hati dan Bijak di Era Digital: Game Online Bisa Picu Judi Online

hati-hati-dan-bijak-di-era-digital-game-online-bisa-picu-judi-online
Fotografer: Humas Kanwil

Pringsewu, Saat menjadi Pembina Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, Guru MAN 1 Pringsewu, M. Mustain, mengajak para pelajar MAN 1 pringsewu untuk tidak terlena dengan kehidupan media sosial dan game online khususnya. Ia mengingatkan bahwa aktivitas kita di medsos harus tetap mengedepankan etika agar tidak terjadi hal-hal negatif pada diri dan orang lain.

Ia mengingatkan dampak buruknya di antaranya adalah mengakibatkan kecanduan judi online. Menurutnya, judi online bisa dilakukan karena kebiasaan bermain game online. Sehingga ia mengingatkan agar bermedsos dan bermain game online secara hati-hati dan bijaksana.

“Bahaya judi online yang bisa muncul akibat kecanduan game online. Hati-hati, gunakan jari jemari kita dengan bijaksana di era media sosial saat ini," tegasnya, Senin (5/8/2024) mengajak para siswa untuk lebih bijaksana dalam menggunakan teknologi dan internet.

Sebelumnya Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pringsewu Fathul Bari juga mengajak tenaga pendidik untuk memberi pemahaman pada peserta didik untuk mewaspadainya. Khususnya terkait judi online yang saat ini marak menyasar dan menjerumuskan siapa saja yang melakukannya.

"Mari masukkan pesan-pesan tentang bahaya judi online pada siswa dan siswi kita. Jangan sampai aktivitas buruk judi online menjadi pola hidup generasi muda kita," ajaknya.

Ia pun mengingatkan bahwa judi online tidak hanya berdampak pada pribadi dan materi pelaku. Judi online juga berdampak negatif yang luas pada masyarakat dan menimbulkan kerugian mental. Judi online mengakibatkan kerugian yang lebih banyak dari angan-angan keuntungan yang akan didapat.

Terlebih saat ini masyarakat, khususnya para pelajar tidak bisa lepas dari aktivitas digital melalui smartphonenya. Peluang 'tersesat' akan lebih tinggi jika tidak diingatkan dan arahkan bagaimana bijak menggunakan smartphone dan sejenisnya.

"Terkadang kita lihat tiba-tiba muncul iklan di HP kita yang minta untuk diklik dan menawarkan hadiah puluhan juta. Ini perlu diwaspadai karena bisa menjadi pintu gerbang ke arah judi online dan kejahatan digital lainnya," katanya mengingatkan.

Selain kewaspadaan bagi para pelajar, ia juga mengingatkan para guru dan seluruh ASN untuk juga tidak terjerumus dalam judi online. Pegawai dan Guru Kemenag harus menjadi contoh baik dan menyerukan anti-judi online.

Fathul mengatakan bahwa Kementerian Agama sudah gencar mensosialisasikan bahaya judi online kepada masyarakat. Berbagai cara dilakukan melalui penyuluhan dan mengajak para khatib Jumat untuk mengangkat materi tentang bahaya judi online. (Muhammad Faizin).


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil