Tanggamus,MTsN 2 (Humas)- Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118 tahun 2023 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Negara dengan Menggunakan Sistem Informasi Manajemen Aset Negara dan sejalan dengan rencana implementasi aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN) Versi 2 pada seluruh Kementerian/Lembaga.
Untuk itu, untuk menuju efektifitas dalam menggunakan SIMAN Versi 2, Aditya Virnanda, S.Pd, operator SIMAN BMN MTsN 2 Tanggamus ikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAN) Versi 2 Senin s.d Selasa (24 & 25/6). Acara yang diselenggarakan di Ballroom Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.
Kegiatan Bimtek ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi para pengelola BMN di wilayah kerja Kanwil DJKN Lampung dan Bengkulu. SIMAN Versi 2, sebagai alat bantu pengelolaan BMN, hadir dengan berbagai pembaruan dan fitur yang lebih canggih dibandingkan versi sebelumnya.
Hal ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pencatatan dan pengelolaan aset negara.
Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Lampung dan Bengkulu Raden Hariyadi Murti Kurniawan membuka Kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi SIMAN Versi 2 (V.2) di Wilayah Kerja Wilayah Kerja Kanwil DJKN Lampung dan Bengkulu.
Membuka kegiatan, Hariyadi menyampaikan beberapa hal terkait SIMAN V.2 dan implementasinya “dalam pengelolaan aset negara khususnya pada satuan kerja yang berada di Wilayah Provinsi Bengkulu. Terdiri dari enam modul, SIMAN V.2 akan disosialisasikan selama dua hari berikut dengan pelaksanaan bimbingan teknis oleh narasumber dari Kanwil DJKN Lampung dan Bengkulu”.
“SIMAN V.2 dapat digunakan oleh pengguna dan pengelola dalam pengelolaan Barang Milik Negara yang tertib, efektif, efisien, akurat dan akuntabel” jelasnya.
“Peserta diharapkan dapat melakukan sharing knowledge kepada para pegawai yang ditunjuk sebagai analis, koordinator dan supervisor. SIMAN V.2 bisa dimonitor oleh pengguna dan pengelola sehingga pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) dalam pengelolaan BMN dapat dilakukan secara efektif dan efisien”, harap Hariyadi.
Lebih lanjut Hariyadi menjelaskan bahwa SIMAN V.2 yang hari ini disosialisasikan merupakan versi pengembangan dari versi yang telah diimplementasikan sebelumnya.
“Pengembangan SIMAN V.2 ini melengkapi data manajemen dalam pengelolaan BMN sehingga dapat memberikan nilai tambah baik dari sisi cost saving (efiensi pengelolaan aset/pemeliharaa) maupun peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari pemanfaatan BMN.” Jelasnya.
Kepala MTsN 2 Tanggamus melalui Plt Drs. Hi. Minarto menyambut baik kegiatan Bimtek ini. Menurutnya, pelatihan ini sangat relevan dan bermanfaat bagi peningkatan kompetensi pengelola BMN khususnya di MTsN 2 Tanggamus. Melalui kegiatan ini Minarto berharap dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan BMN.
"Dengan adanya pembaruan sistem ini, kami berharap MTsN 2 Tanggamus khususnya dapat mengelola aset negara dengan lebih baik dan lebih transparan. Ini juga akan mendukung kinerja kami dalam menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan aset negara," ujar Minarto. (Idef/Mela Basyar)
