Way Kanan, MAN 1 (Humas). Way Kanan – Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) hari kedua di MAN 1 Way Kanan berlangsung tertib dan lancar pada Kamis, 31 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi nasional yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk memetakan mutu pendidikan secara menyeluruh. Siswa-siswi kelas XI yang menjadi sampel asesmen tampak antusias mengikuti ujian sejak pukul 07.30 WIB.
Berbeda dari hari pertama yang menguji kemampuan literasi membaca, hari kedua ANBK fokus pada asesmen numerasi dan survei karakter. Numerasi menjadi indikator penting dalam ANBK karena mencerminkan kemampuan peserta didik mencakup berbagai konten seperti bilangan, pengukuran, data, dan aljabar, serta tiga tingkat kognitif: pemahaman, penerapan, dan penalaran. . Guru pendamping memastikan setiap peserta mengikuti instruksi dengan benar, sementara tim teknis memantau sistem agar tidak terjadi gangguan teknis.
Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili menyatakan bahwa pelaksanaan hari kedua berjalan sesuai harapan. “Alhamdulillah, jaringan internet stabil dan siswa dapat mengerjakan soal dengan nyaman. Kami berharap hasil ANBK ini bisa menjadi cerminan kualitas pembelajaran di madrasah,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya integritas dan kejujuran dalam pelaksanaan asesmen ini.
Secara teknis, ANBK menggunakan sistem komputerisasi dengan akses daring dan semi-daring, menyesuaikan kesiapan infrastruktur madrasah. MAN 1 Way Kanan telah menyiapkan dua sesi ujian untuk mengakomodasi seluruh peserta yang dipilih secara acak oleh pusat. Selain pengawas dari madrasah, kegiatan ini juga dimonitor oleh pengawas eksternal untuk menjaga objektivitas.
Hasil ANBK tidak digunakan untuk menentukan kelulusan siswa, melainkan sebagai pemetaan mutu satuan pendidikan berdasarkan capaian siswa dan faktor pendukung lain seperti iklim belajar. Diharapkan melalui ANBK, madrasah dapat melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan. MAN 1 Way Kanan pun optimis dapat terus meningkatkan mutu pendidikan berbasis data yang valid dan akurat. (Joe)
Editor : Fadilah
