Search

Implementasi Nilai-Nilai Demokrasi Melalui Pemilihan OSIM: Studi Kasus di MTsN 2 Way Kanan Kampus 2

implementasi-nilai-nilai-demokrasi-melalui-pemilihan-osim-studi-kasus-di-mtsn-2-way-kanan-kampus-2
Fotografer: Humas Kanwil

Way Kanan, MTsN 2 (Humas) – MTsN 2 Way Kanan Kampus 2 sukses menggelar pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) periode 2025/2026 dengan suasana yang meriah, tertib, dan penuh semangat demokrasi. Dari empat pasangan calon, pasangan nomor urut 1, Arda Rafi Fernando dan M. Sulthon Assidqi, terpilih sebagai ketua dan wakil ketua OSIM setelah meraih 55 suara dari total 100 suara sah.

Tiga pasangan lainnya adalah Saskia Syaqif – Indah Maria Ulfa (nomor urut 2), Aprilia Cahya Pramitha – Melisa Antika (nomor urut 3), dan Astrid Nurul Hidayah – Melisa Antika (nomor urut 4). Proses pemilihan yang dilaksanakan pada Sabtu, 2 Agustus 2025 ini disambut antusias oleh seluruh siswa dan menjadi ajang edukatif yang mencerminkan semangat kebersamaan serta partisipasi aktif.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari regenerasi kepengurusan OSIM, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pendidikan karakter. Melalui kegiatan ini, siswa belajar tentang kejujuran, sportivitas, tanggung jawab, serta cara menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada. Semua pasangan calon menunjukkan sikap saling menghormati sepanjang proses pemilihan.

Usai dinyatakan terpilih, Arda Rafi Fernando menyampaikan sambutannya di hadapan seluruh siswa dan dewan guru. “Terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Kami akan berusaha menjaga kepercayaan ini dengan menjalankan program-program yang membangun, serta mengajak seluruh siswa untuk aktif dan berkontribusi bersama. OSIM bukan milik kami berdua, tetapi milik kita semua,” ungkap Arda penuh semangat.

Pembina OSIM, Maimuri, memberikan apresiasi kepada seluruh siswa dan panitia yang telah menyukseskan proses pemilihan. Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada pengurus baru. “Menjadi pemimpin bukan sekadar menang dalam pemilihan, tetapi tentang bagaimana memberi manfaat dan menjadi teladan. Jadilah pemimpin yang mengayomi dan menjunjung nilai-nilai akhlakul karimah,” pesannya.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana proses demokrasi dapat ditanamkan sejak dini di lingkungan madrasah. Pemilihan OSIM di MTsN 2 Way Kanan Kampus 2 tahun 2025/2026 mencerminkan pentingnya pengalaman langsung siswa dalam memahami nilai-nilai demokrasi dan kepemimpinan. Diharapkan, melalui pengalaman ini, siswa tidak hanya belajar memilih, tetapi juga memahami arti tanggung jawab dalam berorganisasi. (AI)


Editor : Fadilah


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil