Search

Ini 3 Lokasi Pemantauan Hilal Awal Ramadhan 1445 H di Lampung

ini-3-lokasi-pemantauan-hilal-awal-ramadhan-1445-h-di-lampung
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung Selatan, Kementerian Agama Provinsi Lampung menggelar rukyat hilal awal bulan Ramadhan pada Ahad (10/3/2024). Pelaksanaan kegiatan rukyat hilal di Provinsi Lampung diadakan di 3 titik lokasi, yaitu di Bukit Canti Kalianda Lampung Selatan, Taman Alat MKG Kampus ITERA, dan Labuhan Jukung Pesisir Barat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung H Puji Raharjo mengatakan bahwa hasil pengamatan yang dilakukan di tiga lokasi tersebut nantinya akan dikirimkan ke Kementerian Agama pusat dan menjadi salah satu dasar penentuan awal Ramadhan 1445 H dalam sidang isbath.

“Metode penentuan awal bulan besar Islam Kementerian Agama ditetapkan melalui proses sidang isbath yang diadakan setiap tanggal 29 akhir bulan hijriah menjelang datangnya Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah dengan tujuan menetapkan tibanya awal bulan-bulan tersebut berdasarkan laporan dari kantor kemenag se-Indonesia.,” ungkapnya.

Menteri Agama akan mengambil keputusan berdasarkan hasil sidang isbath (penetapan) atas persetujuan peserta yang dihadiri oleh anggota BHR, MUI, ormas-ormas Islam dan para pakar astronomi.

Puji menyebut bahwa berdasarkan sumber dari Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, terdapat 134 lokasi pemantauan hilal dari seluruh Indonesia.

Berkaitan dengan posisi hilal, menurut perhitungan untuk awal bulan Ramadhan 1445 H, ketinggian hilal masing sangat rendah.

“Misalnya dari POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda, data ketinggian hilal adalah 00 derajat 41’ dan elongasi 02 derajat 30’. Dari rata-rata ketinggian hilal awal Syawal di Indonesia telah wujud antara 0 derajat hingga 1 derajat,” ungkapnya.

“Maka merujuk kriteria baru yang ditetapkan Kementerian Agama, yaitu tinggi hilal 3 (tiga derajat) dan sudut elongasi 6.4 derajat sebagai syarat hilal bisa terlihat, maka ketinggian hilal tersebut sulit atau mustahil dapat teramati,” imbuhnya.

Untuk lebih menguatkan hasil dari pemantauan tersebut, Kanwil Kemeng Lampung juga telah berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait seperti dengan PTA, BMKG, Perguruan Tinggi, Ormas Islam, dan lain-lain.

Puji berharap adanya potensi perbedaan memulai puasa Ramadhan 1445 H nantinya harus disikapi dengan bijak. Pihaknya menghimbau umat Islam untuk tetap menjaga ukhuwah islamiyah dan toleransi dalam menyikapi perbedaan penetapan 1 Ramadan 1445 H/ 2024 M. (Muhammad Faizin).


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil