Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Menjelang pelaksanaan Utsawa Dharma Gita (UDG) Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026, seluruh Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Lampung Tengah memperkuat koordinasi guna memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana. Langkah tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang digelar di Gedung Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (7/7/2026).
Rapat diikuti oleh seluruh Penyuluh Agama Hindu yang tergabung dalam kepanitiaan Utsawa Dharma Gita Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi untuk menyamakan persepsi, membangun koordinasi lintas bidang, sekaligus memastikan seluruh aspek teknis penyelenggaraan telah dipersiapkan secara matang menjelang pelaksanaan yang dijadwalkan berlangsung pada 10–11 Juli 2026.
Berbagai agenda strategis dibahas dalam rapat tersebut, mulai dari pembagian tugas kepanitiaan, kesiapan lokasi kegiatan, registrasi peserta, teknis perlombaan, sistem penjurian, perlengkapan, konsumsi, hingga mekanisme koordinasi antarbidang. Seluruh panitia berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar pelaksanaan Utsawa Dharma Gita berlangsung tertib, lancar, dan mampu menghadirkan pengalaman yang positif bagi seluruh peserta.
Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Hindu Kabupaten Lampung Tengah, I Ketut Ginada, S.Pd., S.H., mengatakan bahwa keterlibatan seluruh penyuluh merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam mendukung pembinaan umat Hindu melalui kegiatan yang sarat dengan nilai pendidikan, spiritual, dan pelestarian budaya.
"Utsawa Dharma Gita bukan sekadar perlombaan membaca dan melantunkan Dharma Gita, tetapi merupakan media pembinaan karakter, penguatan śraddhā dan bhakti, serta pelestarian seni dan budaya keagamaan Hindu. Oleh karena itu, seluruh penyuluh siap bersinergi dan bekerja sama agar kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Utsawa Dharma Gita juga ditentukan oleh solidnya koordinasi seluruh panitia. Karena itu, setiap unsur yang terlibat diharapkan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional agar pelaksanaan kegiatan berjalan optimal serta mampu melahirkan peserta-peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Lampung Tengah pada ajang tingkat Provinsi Lampung.
Selain menjadi ajang kompetisi, Utsawa Dharma Gita juga merupakan sarana pembinaan mental spiritual yang mendorong generasi muda Hindu untuk semakin mencintai ajaran agama melalui penghayatan dan pelestarian Dharma Gita. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan, memperkuat kepercayaan diri, serta mempererat persaudaraan di antara umat Hindu.
Kesuksesan Utsawa Dharma Gita tidak hanya diukur dari kelancaran penyelenggaraannya, tetapi juga dari lahirnya generasi Hindu yang memiliki pemahaman ajaran agama yang kuat, berkarakter, serta mampu melestarikan nilai-nilai luhur Dharma Gita dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, sinergi antara penyuluh agama, PHDI, pasraman, lembaga keagamaan, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam memperkuat pembinaan umat Hindu. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Utsawa Dharma Gita diharapkan terus menjadi ruang lahirnya generasi muda Hindu yang religius, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi kemajuan umat, daerah, dan bangsa.