Search

Jumadi: Pendidikan Hindu Harus Tanamkan Nilai Dharma dan Keterampilan Kejuruan

jumadi-pendidikan-hindu-harus-tanamkan-nilai-dharma-dan-keterampilan-kejuruan
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung (Humas) --- Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung melakukan monitoring awal terhadap pengajuan izin operasional Utama Widyalaya Kejuruan Eka Dharma Sastra di Kota Bandar Lampung, Senin (13/10/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Bimas Hindu, Jumadi, yang didampingi Katim Pendidikan Spiritual Center (SC), Riananda Adi, serta disambut oleh Ketua Yayasan, Komite Sekolah, dan tokoh umat Hindu setempat.

Dalam kesempatan ini, Jumadi, menegaskan bahwa lembaga pendidikan Hindu harus mampu menanamkan nilai-nilai dharma sekaligus membekali peserta didik dengan keterampilan kejuruan yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Lembaga pendidikan Hindu tidak boleh berhenti pada pengajaran nilai spiritual semata. Harus ada keseimbangan antara dharma dan keterampilan hidup yang dibutuhkan generasi muda agar mereka siap menghadapi dunia kerja,” ujar Jumadi.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga mutu pembangunan sarana pendidikan agar berdampak jangka panjang. “Pembangunan ini harus terus dipantau agar kualitasnya terjamin dan bangunan dapat berdiri kokoh sepanjang masa pemanfaatannya,” ujarnya. Jumadi menambahkan, Bidang Bimas Hindu Kanwil Kemenag Lampung akan terus mengawal proses penerbitan izin operasional agar lembaga tersebut dapat segera beroperasi.


Jumadi mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap pendirian sekolah kejuruan berbasis Hindu tersebut. Ia mendorong agar yayasan terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bandar Lampung, untuk membuka peluang kolaborasi dan dukungan.

“Kami ingin memastikan lembaga pendidikan Hindu di Lampung tumbuh dengan tata kelola yang baik, adaptif, dan mampu menjadi pusat penguatan nilai-nilai dharma,” tutur Jumadi.

Ketua Yayasan Eka Dharma Sastra, Made Putra, menjelaskan bahwa gedung sekolah dirancang memiliki tiga lantai dengan luas bangunan sekitar 11 x 40 meter persegi. “Saat ini masih tahap pengeboran paku bumi dan pemasangan tiang pancang. Kami masih membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikannya,” katanya.

Made Putra optimistis pembangunan dapat rampung sesuai jadwal. “Respons masyarakat sangat positif. Kami menargetkan tahun ajaran 2026/2027 sekolah ini sudah bisa menerima peserta didik baru,” ujarnya.

Tokoh umat Hindu setempat, I Wayan Adnyana, yang turut hadir dalam kegiatan itu, menyambut positif upaya tersebut. “Sekolah ini akan menjadi kebanggaan umat Hindu di Lampung. Kami berharap dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, terampil, dan berkarakter spiritual,” ujarnya.

Dengan pendampingan dari Bimas Hindu, pembangunan Utama Widyalaya Kejuruan Eka Dharma Sastra diharapkan berjalan lancar dan menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan Hindu di Provinsi Lampung.(Anggithya)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil