Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung, Makmur, memimpin Rapat Koordinasi Kampung Moderasi Beragama yang diselenggarakan di Komplek Sekolah Xaverius, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, pada Selasa (22/10/2024). Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Zainal Hakim, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Panjang Miftahuddin, Ketua Kampung Moderasi Beragama Kecamatan Panjang Sofiyan, serta perwakilan tokoh agama dari enam agama yang diakui di Indonesia.
Rapat ini digelar sebagai bagian dari agenda rutin Kampung Moderasi Beragama yang telah diluncurkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Lampung, Puji Raharjo, beberapa waktu lalu. Tujuan dari rapat tersebut adalah untuk memperkuat koordinasi lintas agama dan mempererat kerukunan antarumat beragama di Kecamatan Panjang. Komitmen yang kuat antarumat beragama di wilayah tersebut memungkinkan kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkala.
Dalam berbagai hal, Makmur menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai landasan dalam menjaga kerukunan dan harmoni di masyarakat. Ia menyebut bahwa konsep ini sangat sesuai dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat Bandar Lampung, serta Indonesia secara umum. Makmur memberikan analogi menarik tentang perbedaan yang indah, seperti rangkaian bunga dalam dekorasi pernikahan yang terlihat semakin indah jika disusun dengan baik. Suasana pertemuan semakin hidup dengan berbagai humor segar yang disampaikannya.
Sesi
tanya jawab yang dipandu oleh Zainal Hakim ikut mewarnai rapat. Peserta rapat
berbagi pandangan dan cerita mengenai indahnya keberagaman dalam kehidupan
bermasyarakat. Miftahuddin, Kepala KUA Panjang, menyampaikan rasa syukurnya
karena Kampung Moderasi Beragama di wilayah tersebut berjalan dengan baik dan
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekedar seremoni belaka.
Sementara itu, Ketua Kampung Moderasi Beragama Sofiyan mengungkapkan rencana untuk terus mengadakan kegiatan serupa secara rutin. Menurutnya, rapat koordinasi seperti ini sangat bermanfaat, karena dapat menjadi ajang untuk membahas berbagai isu dan menemukan solusi dini jika diperlukan. (Mushollin)
