Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, hadir dalam acara pelepasan siswa-siswi kelas XII Tahun Ajaran 2024/2025 sekaligus wisuda Tahfizh Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh MAN 1 Way Kanan pada Kamis (24/4/2025). Acara ini berlangsung khidmat dan penuh haru di halaman madrasah.
Sebanyak 62 siswa kelas XII mengikuti acara pelepasan, sementara 28 siswa dari kelas Tahfizh diwisuda atas pencapaian mereka dalam menghafal Al-Qur’an dari Juz 1 hingga Juz 4. Program Tahfizh ini merupakan bagian dari inisiatif Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, yang berhasil diimplementasikan dengan baik oleh MAN 1 Way Kanan.
Dalam
sambutannya, Kakankemenag Masir Ibrahim memberikan pesan inspiratif kepada para
siswa. Ia menekankan pentingnya menghormati guru, yang menurutnya, adalah orang
tua kedua di madrasah.
"Orang
tua bukan hanya yang ada di rumah, tetapi juga yang di madrasah. Hormatilah
guru-guru kalian, karena mereka yang menghantarkan kalian ke gerbang
kesuksesan. Ingat, ridha Allah tergantung pada ridha orang tua," ujarnya.
Ia
juga mengingatkan siswa untuk menjaga sopan santun dan nilai-nilai akhlak mulia
yang telah diajarkan selama di madrasah, serta untuk terus menjaga hubungan
baik dengan guru, teman, dan lingkungan meskipun telah lulus.
Kakankemenag
menambahkan sebuah perumpamaan yang menggugah hati, "Seorang ibu dapat
merawat sepuluh anak tanpa mengeluh, namun sepuluh anak belum tentu dapat
merawat satu ibu dengan cara yang sama. Jangan pernah lupakan pengorbanan orang
tua yang telah mendidik dan merawat kalian sejak kecil,” ucapnya.
Masir
Ibrahim juga mengapresiasi jajaran MAN 1 Way Kanan atas dukungan mereka
terhadap program tahfizh dan kepada orang tua yang telah mempercayakan
pendidikan anak-anak mereka. Ia berharap para lulusan dapat melanjutkan
pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan meraih kesuksesan.
Kepala
MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zalzili, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan
haru atas kelulusan siswa-siswinya. Ia juga meminta maaf atas segala kekurangan
selama proses pembelajaran. "Kami mohon maaf apabila ada kekurangan. Kami
bangga dengan kalian semua, dan semoga kalian terus membawa nama baik
madrasah," ujarnya.
Acara ditutup dengan doa dan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan, menjadi bukti keberhasilan madrasah dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul baik secara akademik maupun berkarakter. (Humas)
Editor : Fadilah
