Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kakanwil Kemenag Lampung Tekankan Pembelajaran Meaningful, Mindful, dan Joyful di Way Kanan

Rabu, 08 April 2026 Humas Way Kanan
Kakanwil Kemenag Lampung Tekankan Pembelajaran Meaningful, Mindful, dan Joyful di Way Kanan
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, Kemenag (Humas) -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, menegaskan pentingnya penerapan pembelajaran yang meaningful, mindful, dan joyful. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan rapat koordinasi daerah dan pembinaan bagi madrasah negeri, swasta, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Rabu (8/4/2026).

 

Rakorda tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan Masir Ibrahim, kepala subbagian tata usaha, kepala seksi, penyelenggara zakat wakaf dan Hindu, serta seluruh kepala madrasah negeri dan swasta beserta ASN di lingkungan Kemenag Way Kanan.

Dalam arahannya, Zulkarnain menekankan bahwa proses pembelajaran harus mampu mendekatkan pendidik dengan peserta didik serta meninggalkan metode lama yang kurang relevan. Menurutnya, pendekatan pembelajaran yang bermakna, penuh kesadaran, dan menyenangkan akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan siswa.

 

“Pembelajaran harus dirancang agar lebih dekat dengan siswa, tidak lagi menggunakan cara-cara lama. Terapkan pembelajaran yang meaningful, mindful, dan joyful agar siswa lebih mudah memahami dan menikmati proses belajar,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kemenag Lampung, Heri Setiawan selaku narasumber menyampaikan pentingnya proses sertifikasi lembaga atau madrasah. Ia juga mengulas program pemerintah melalui PHTC sebagai bagian dari upaya mencapai target peningkatan mutu pendidikan madrasah.

 

Ia mengimbau seluruh kepala madrasah untuk melengkapi data kelembagaan guna mendukung distribusi bantuan secara optimal. “Lengkapi seluruh berkas persyaratan dengan baik agar proses sertifikasi dan penyaluran bantuan dapat berjalan lancar,” katanya.

 

Selain itu, disampaikan pula bahwa program pembangunan madrasah melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk madrasah di Way Kanan saat ini masih terbatas, baru terdapat satu madrasah SBSN. Oleh karena itu, madrasah didorong untuk aktif mengajukan proposal agar jumlah penerima manfaat dapat meningkat di masa mendatang.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, mengajak seluruh kepala madrasah yang hadir untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan ilmu yang disampaikan oleh narasumber.

 

“Saya berharap bapak dan ibu kepala madrasah dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh demi kemajuan madrasah di Way Kanan,” tuturnya. (Humas)