Tanggamus Kemenag (Humas) -- Kasi
Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, H. Saiful Arfan,
S.Ag., M.Pd.I., hadir sebagai tamu undangan dalam pembukaan Konferensi Cabang
VI Nahdlatul Ulama (Konfercab VI NU) yang berlangsung meriah di Aula Global
Nusantara PCNU Tanggamus. Kehadiran beliau menjadi salah satu bentuk dukungan
dari Kementerian Agama terhadap upaya penguatan organisasi berbasis keagamaan
di Kabupaten Tanggamus.
Konfercab ini menjadi momentum
penting bagi organisasi NU di Tanggamus untuk memperkuat sinergi antaranggota
dalam menghadapi berbagai tantangan umat Islam di era modern. Dalam acara
pembukaan, H. Saiful Arfan turut menyampaikan rasa syukur dan optimisme
terhadap kebangkitan NU di Tanggamus. "Saya melihat organisasi ini
memiliki potensi besar untuk terus berkembang, memberikan manfaat tidak hanya
bagi umat Islam tetapi juga seluruh elemen masyarakat," ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran NU dalam menjaga persatuan umat dan mengembangkan nilai-nilai keislaman yang moderat. Lebih lanjut, H. Saiful menekankan perlunya kerjasama yang lebih erat antara organisasi masyarakat keagamaan seperti NU dan Kementerian Agama untuk menciptakan program-program inovatif yang menjawab tantangan zaman.
Acara yang dihadiri oleh para
pengurus cabang, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai ranting NU
se-Tanggamus ini juga dimeriahkan dengan lantunan sholawat dan doa bersama.
Suasana kekeluargaan sangat terasa, mencerminkan kuatnya hubungan antara NU dan
berbagai pihak yang mendukung keberlanjutan organisasi ini.
Dalam rangkaian agenda Konfercab,
akan dibahas berbagai program strategis untuk meningkatkan peran NU di tengah
masyarakat, seperti penguatan pendidikan keislaman, peningkatan kapasitas
ekonomi umat, serta solusi atas berbagai tantangan sosial. H. Saiful Arfan
menyampaikan kesiapannya untuk mendukung implementasi program-program tersebut,
khususnya yang sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama.
Kehadiran H. Saiful Arfan dalam
acara ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara pemerintah dan organisasi
keagamaan. Hal ini sekaligus mempertegas peran strategis Nahdlatul Ulama
sebagai mitra Kementerian Agama dalam membangun umat yang cerdas, moderat, dan
berakhlak mulia.(Frans/Mela Basyar)