Tulang Bawang Barat, Kemenag (Humas) -- Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Efizon, S.Ag., M.H., menyampaikan kultum bakda Zuhur di Bulan Ramadhan, yang berlangsung di Mushala Baitun Naim, Kamis (20/3/2025).
Dalam kultum, Efrizon memaparkan hikmah puasa yang akan didapatkan seorang muslim selama Bulan Ramadhan.
Pertama, melatih kejujuran. Salah satu hikmah dari pelaksanaan puasa Ramadhan adalah menumbuhkan sikap jujur, rajin menegakkan keadilan dan kebenaran. Ibadah puasa pada dasarnya memerlukan kejujuran dari setiap orang yang melaksanakannya, baik jujur terhadap dirinya atau terhadap orang lain. Tanpa kejujuran tidak mungkin ada ibadah puasa, karena ibadah itu dilakukan dengan keinsyafan dan tidak ada pengawasan dari manusia lain.
Kedua, sarana pembersihan hati dan jiwa. Puasa mengajarkan tentang kesederhanaan dan kerendahan hati. Rasa lapar saat berpuasa dapat membersihkan hati dari sifat tamak, rakus, riya dan dengki sehingga melahirkan jiwa yang lembut dan tidak sombong. Kelembutan hati inilah yang melahirkan sikap kasih sayang sesama manusia.
Ketiga, melatih kedisiplinan. Dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan, kita harus patuh pada waktu sahur dan buka. Kita bangun untuk makan sahur saat dini hari dan diharapkan dapat meningkatkan motivasi bahwa kita bekerja dengan bangun lebih pagi, agar mendapatkan rejeki yang halal. Kaum
Keempat, sarana muhasabah diri. Puasa saat bulan Ramadhan bisa kita jadikan sebagai bahan perefleksian diri kita agar ke depannya menjadi lebih baik lagi. Dengan harapan segala kebaikan yang kita lakukan pada bulan Ramadhan dapat kita lakukan secara terus menerus di luar bulan Ramadhan.
Di akhir kultum beliau mengajak jamaah untuk memanfaatkan Bulan Ramadhan ,dengan melaksanakan ibadah, untuk meraih Ridha Allah SWT. (Nf/Ea)
Editor: Aditya Catur
