Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Selain melakukan rapat koordinasi terkait dengan persiapan draf MOU pelaksanaan nikah gratis, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, H. Makmur bersama dengan Kepala Bagian Kesra Kota Bandar Lampung, Joni Asman, ketua FKUB Kota Bandar Lampung, H. Purna Irawan juga mempersiapkan karnaval lintas agama dan budaya, kamis (25/7/2024).
Karnaval lintas agama ini akan diikuti oleh lima agama yakni Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha. Tujuan Karnaval Lintas Agama ini diselenggarakan untuk membangun masyarakat yang harmonis, toleran, dan menghargai keberagaman agama dan budaya melalui upaya nyata dalam memperkuat literasi keagamaan dan lintas budaya.
Kepala Bagian Kesra Pemkot Bandar Lampung, Joni Asman mengatakan karnaval lintas agama dan budaya akan mengundang semua unsur agama dan perwakilan suku yang ada di Bandar Lampung.
Setiap peserta akan berparade dengan menampilkan ciri khas agama dan kebudayaannya masing-masing sebagai simbol keberagaman dan kerukunan di Kota Tapis Berseri.
“Nantinya karnaval ini diikuti setiap perwakilan agama dan budaya, tapi konsepnya peserta berparade (jalan kaki), tidak pakai mobil hias,” kata Joni Asman.
Rute karnaval yang akan ditempuh dari Jalan Jenderal Sudirman ke Bundaran Tugu Adipura. “Akan dilakukan dengan berjalan kaki,” katanya.
Pada karnaval itu nantinya, akan ada kolaborasi antar agama dan budaya yang saling berkaitan sehingga menunjukkan nilai-nilai persatuan.
“Budaya dan agama ini kan ada yang masih saling berkaitan. Misalnya Hindu kental dengan budaya Bali jadi bisa tampilkan Ogoh-Ogoh. Budha yang identik dengan Chinese bisa menampilkan Barongsai. Begitu juga dengan yang lain,” ujarnya. (uji)
Editor : Fadilah
