Lampung Kemenag, Bidang Penais Zawa (Humas)-- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung melalui Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penais Zawa) mengikuti rapat persiapan Training Center (TC) II Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Ruang Kesra Pemerintah Provinsi Lampung, Rabu (13/5/2026).
Rapat dipimpin Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Lampung, Yuri, dan dihadiri Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Lampung, Makmur, serta panitia pelaksana.
Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah persiapan teknis pelaksanaan TC II bagi kafilah Lampung dalam rangka menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 mendatang.
Hasil rapat menyepakati pelaksanaan pembinaan secara daring selama 15 hari, pada tahap awal dimulai 18 - 25 Mei 2026 , yang akan diikuti 44 peserta dari berbagai macam cabang yang dilombakan. Selanjutnya, pemusatan latihan lanjutan akan dilaksanakan pada 17 Juni 2026.
Adapun peserta TC II berjumlah 44 orang yang berasal dari berbagai cabang lomba MTQ. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan dan kualitas kafilah Lampung agar mampu tampil maksimal pada ajang MTQ Nasional XXXI tahun 2026 di provinsi Jawa Tengah, yang dipusatkan di Kota Semarang, yang dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 20 September dan akan diikuti oleh sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi di Indonesia.
Dengan agenda Pembukaan dan Penutupan Musabaqoh Tilawatil Qur'an dipusatkan di lapangan Simpang Lima Semarang. Dengan lomba Utama di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Aula Masjid Baiturrahman, Studio Kreasi BPVP Kementerian Ketenagakerjaan, dan Rumah Dinas Walikota Semarang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung melalui Kepala Bidang Penais Zawa, Makmur, mengatakan bahwa sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kanwil Kemenag terus diperkuat demi memaksimalkan pembinaan peserta.
"Training Center ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan, kesiapan, dan mental para peserta sehingga kafilah Lampung dapat tampil optimal dan meraih prestasi terbaik pada MTQ Nasional September mendatang," ujar Makmur.
Ia menambahkan, pembinaan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan menjadi langkah strategis dalam mencetak peserta MTQ yang unggul dan kompetitif.
