Lampung Selatan, Kemenag Lamsel (Humas)-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Ahmad Rifai, menghadiri penutupan Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Lapangan Apel Polres Lampung Selatan pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kategori hafalan Al-Qur'an, mulai dari juz 30 hingga 30 juz. Panitia juga membuka kategori khusus bagi anggota Polri dan Bhayangkari.
Kehadiran Kemenag Lampung Selatan dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pembinaan generasi Qurani sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Ahmad Rifai menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Lampung Selatan yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan keagamaan yang memberi dampak positif bagi generasi muda. "Kami mengapresiasi Polres Lampung Selatan yang tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut membangun pembinaan mental dan spiritual masyarakat melalui kegiatan keagamaan seperti MHQ ini," ujar Rifai. Menurutnya, Musabaqah Hifdzil Qur'an bukan sekadar perlombaan hafalan, tetapi juga bagian dari ikhtiar bersama dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an kepada generasi muda. "Anak-anak yang hadir di sini bukan hanya sedang menghafal ayat, tetapi sedang membangun karakter, kedisiplinan, dan akhlak yang baik untuk masa depan," katanya.
MHQ Hari Bhayangkara ke-80 tercatat diikuti lebih dari seribu pendaftar. Setelah proses verifikasi, ratusan peserta mengikuti perlombaan dalam berbagai cabang hafalan Al-Qur'an. Kapolres Lampung Selatan, Toni Kasmiri, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan. Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang menutup kegiatan tersebut menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang memiliki kekuatan moral dan nilai keagamaan di tengah tantangan zaman. Penutupan MHQ berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Selain penyerahan trofi dan uang pembinaan kepada para juara, panitia juga memberikan doorprize kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam mengikuti perlombaan. Kemenag Lampung Selatan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari sinergi membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berkarakter. (Puji)