Lampung Selatan (Humas) - Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan resmi meluncurkan Program Penguatan Mutu Madrasah di MTs Negeri 4 Lampung Selatan pada Rabu (6/5). Program ini menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan madrasah di Lampung Selatan.
Sebelumnya telah dilakukan soft launching program ini pada Selasa (5/5) yang diikuti kepala madrasah negeri dan swasta, kepala Raudhatul Athfal (RA), serta guru madrasah se-Lampung Selatan.
Dalam acara Launching resmi ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Ahmad Rifai membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada peserta. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam pengelolaan madrasah agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.
"Mindset kepemimpinan harus terus berkembang. Kalau tidak ada perubahan, madrasah akan sulit bergerak maju," ujar Rifai.
Menurutnya, penguatan mutu tidak hanya menyangkut tata kelola dan sistem pembelajaran, tetapi juga pembentukan karakter serta penguatan nilai-nilai kepedulian sosial dan lingkungan.
Ia menjelaskan, sistem pembelajaran di madrasah harus lebih adaptif, inovatif, dan kontekstual, termasuk dalam merespons isu lingkungan yang saat ini menjadi perhatian global.
Dalam kesempatan itu, Rifai juga menyampaikan konsep ekoteologi sebagai bagian dari arah baru pengembangan madrasah. Konsep tersebut menekankan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari implementasi ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
"Madrasah tidak hanya mencetak peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga harus membangun kesadaran ekologis dan tanggung jawab terhadap lingkungan," katanya.
Sebagai bentuk implementasi dari program penguatan mutu, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan madrasah. Aksi tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan pendidikan madrasah.
Melalui program ini, Kemenag Lampung Selatan berharap madrasah mampu berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul, adaptif, berdaya saing, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan karakter kebangsaan. (Puji)