Lampung Tengah, Kemenag (Humas) – Menjelang pelaksanaan Gerakan Nasional Rashdul Kiblat 2026 (Indonesia Berkiblat), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah terus memantapkan kesiapan seluruh jajaran agar pelaksanaan kegiatan berlangsung serentak, tertib, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Pemantapan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa malam (14/7/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Ahmat Tajudin, S.Ag., M.Pd.I. Kegiatan diikuti oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Lampung Tengah, Kepala MAN 1 Lampung Tengah, Kepala MTsN 1 Lampung Tengah, Kepala MTsN 2 Lampung Tengah, Kepala MIN 1 Lampung Tengah, para Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), serta seluruh Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Lampung Tengah.
Dalam arahannya, H. Maryan Hasan menegaskan bahwa Gerakan Nasional Rashdul Kiblat merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat. Oleh karena itu, seluruh jajaran Kementerian Agama diminta mengambil peran aktif dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan yang akan berlangsung pada 15–16 Juli 2026.
"Saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah untuk menyukseskan Gerakan Nasional Rashdul Kiblat ini dengan penuh tanggung jawab. Pastikan koordinasi berjalan baik, lakukan sosialisasi secara masif, dan dampingi masyarakat dalam proses verifikasi arah kiblat. Ini adalah bentuk pelayanan nyata Kementerian Agama yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegas Maryan Hasan.
Ia juga mengingatkan agar seluruh Kepala KUA, penghulu, penyuluh agama, guru PAI, dan madrasah bersinergi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sehingga momentum Rashdul Kiblat dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana kalibrasi arah kiblat masjid, musala, maupun tempat ibadah lainnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Ahmat Tajudin, S.Ag., M.Pd.I., memaparkan kesiapan teknis pelaksanaan Gerakan Nasional Rashdul Kiblat, mulai dari pembagian tugas, mekanisme pendampingan di lapangan, hingga pelaksanaan verifikasi arah kiblat sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antarsatuan kerja agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran.
Pada sesi diskusi, peserta rapat menyampaikan perkembangan persiapan di wilayah masing-masing, termasuk kesiapan personel, lokasi pelaksanaan, serta strategi sosialisasi kepada masyarakat. Berbagai masukan yang muncul menjadi bahan penyempurnaan untuk memastikan pelaksanaan Gerakan Nasional Rashdul Kiblat berlangsung seragam di seluruh kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah.
Melalui rapat pemantapan ini, Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan keagamaan yang edukatif, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Gerakan Nasional Rashdul Kiblat diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari kesempurnaan pelaksanaan ibadah salat, sekaligus memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan masyarakat dalam memberikan layanan keagamaan yang berkualitas.
Humas Lampung Tengah