Mesuji, Kemenag (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji, Johan Yusuf, menerima kunjungan Tim Survei Kepuasan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Bandar Lampung. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Mesuji, pada Selasa (2/9/2025).
Kunjungan
tim survei ini dilakukan dalam rangka menjaring masukan dari berbagai pihak
untuk meningkatkan mutu lulusan UIN Raden Intan Lampung. Survei tersebut
menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperoleh gambaran nyata mengenai
kinerja dan kontribusi para alumninya setelah menempuh pendidikan tinggi.
Dalam
pertemuan itu, Johan Yusuf menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan survei
yang digagas pihak kampus. Menurutnya, keterlibatan instansi pemerintah dalam
memberikan informasi mengenai kualitas alumni sangat penting sebagai bahan
evaluasi dunia pendidikan. “Survei kepuasan seperti ini bisa menjadi tolok ukur
keberhasilan proses akademik di perguruan tinggi sekaligus membantu memastikan
lulusan UIN Raden Intan mampu bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Johan
juga menambahkan bahwa Kemenag Mesuji memiliki sejumlah pegawai yang merupakan
lulusan UIN Raden Intan. Hal ini, menurut dia, menjadi kesempatan baik untuk
memberikan penilaian secara objektif terhadap kemampuan alumni, baik dalam
aspek akademis, integritas, maupun pengabdian di lingkungan kerja. “Kami
berharap hasil survei ini bisa memberikan gambaran yang seimbang tentang
keunggulan maupun hal-hal yang perlu ditingkatkan dari lulusan UIN Raden
Intan,” kata Johan.
Sementara
itu, perwakilan tim survei UIN Raden Intan menyampaikan bahwa kegiatan ini
tidak hanya dilaksanakan di Mesuji, tetapi juga di berbagai daerah lainnya di
Provinsi Lampung. Survei melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari
instansi pemerintah, lembaga keagamaan, hingga masyarakat pengguna lulusan.
Tujuannya agar data yang diperoleh lebih komprehensif dan dapat digunakan
sebagai acuan dalam penyusunan kebijakan akademik.
Dengan
adanya survei kepuasan ini, diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas
pendidikan dan menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis,
tetapi juga memiliki kompetensi sosial dan spiritual yang kuat. Kegiatan di
Mesuji ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen kampus untuk selalu terbuka
terhadap masukan masyarakat. (ba/m)
Editor : Fadilah
