Pesisir Barat — Dalam rangka mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Pesisir Barat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat menggelar kegiatan Ngisi Bareng (Ngibar) Sensus Ekonomi 2026 yang diikuti oleh para bendahara madrasah tingkat RA, MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kemenag Pesisir Barat pada Senin (25/05/2026).
Kegiatan Ngisi Bareng (Ngibar) merupakan bagian dari upaya menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang bertujuan memperoleh data lengkap, akurat, dan mutakhir mengenai struktur, karakteristik, serta perkembangan seluruh kegiatan ekonomi nonpertanian. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penting dalam perencanaan, pengambilan kebijakan, serta evaluasi pembangunan ekonomi baik di tingkat daerah maupun nasional.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, Ahmad Khotob, menyampaikan bahwa partisipasi seluruh satuan kerja dan lembaga pendidikan sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan Sensus Ekonomi 2026.
“Data merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh bendahara madrasah untuk berpartisipasi aktif, memberikan data yang akurat, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya. Melalui kolaborasi yang baik antara Kementerian Agama dan BPS, kita dapat bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ahmad Khotob.
Ahmad Khotob menegaskan bahwa madrasah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam mendukung program-program pemerintah, termasuk penyediaan data yang valid dan terpercaya. Ia berharap kegiatan Ngibar dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya sensus ekonomi serta tata cara pengisian data yang benar.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh bendahara madrasah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pesisir Barat. Para peserta mendapatkan pendampingan langsung dalam proses pengisian data sehingga diharapkan seluruh data yang disampaikan dapat memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh BPS.
Melalui kegiatan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional serta memperkuat sinergi dengan berbagai instansi guna mewujudkan pembangunan yang berbasis data dan informasi yang akurat.
