Search

Kemenag Tanggamus Bahas Program KREASI untuk Pendidikan Inklusif

kemenag-tanggamus-bahas-program-kreasi-untuk-pendidikan-inklusif
Fotografer: Humas Kanwil

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan usia dini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Dr. H. Mahmuddin Aris Rayusman, M.Pd.I., menerima kunjungan perwakilan dari program KREASI di ruang kerjanya. Program yang merupakan kerja sama antara Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PBNU dan Save The Children ini berfokus pada peningkatan literasi, numerasi, dan pendidikan karakter dengan pendekatan inklusif berbasis Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDI), serta respons terhadap perubahan iklim.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Direktur Pelaksana program KREASI, Dr. Suardi, yang menjelaskan tujuan utama program tersebut. “KREASI hadir untuk memberikan pendidikan yang berkualitas bagi semua anak, tanpa membedakan latar belakang mereka. Fokus kami tidak hanya pada akademik tetapi juga pembentukan karakter yang peduli pada isu-isu inklusi dan keberlanjutan,” ujar Suardi.


Kepala Kantor Kementerian Agama Tanggamus mengapresiasi inisiatif ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan program di tingkat lokal. “Kita memerlukan pendekatan seperti ini untuk memastikan bahwa pendidikan di Tanggamus tidak hanya berorientasi pada kurikulum, tetapi juga membangun karakter generasi muda yang inklusif dan tanggap terhadap perubahan zaman,” katanya.

Diskusi tersebut turut melibatkan Kasubbag TU H. Mardanus, S.Ag., M.M., dan para kepala seksi di lingkungan Kemenag Tanggamus. Mereka membahas langkah konkret untuk mengintegrasikan nilai-nilai program KREASI ke dalam ekosistem pendidikan di Kabupaten Tanggamus. Fokus utama adalah memastikan setiap siswa, termasuk mereka yang berada dalam kelompok rentan, mendapatkan akses pendidikan yang sama.

Selain itu, program ini juga menekankan pentingnya edukasi lingkungan terkait perubahan iklim. Anak-anak diajak memahami peran mereka dalam menjaga bumi melalui kegiatan edukatif di sekolah. Pendekatan ini dinilai relevan untuk menghadapi tantangan global dan menciptakan kesadaran sejak usia dini.

Dengan semangat kolaborasi antara Kementerian Agama, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PBNU, dan Save The Children, program KREASI diharapkan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan. Tidak hanya menciptakan siswa yang berprestasi, tetapi juga pribadi yang peduli, toleran, dan inklusif. (Frans/Mela Basyar)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil