Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Dalam rangka menanamkan kedisiplinan serta semangat pengabdian di lingkungan kerja, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan kembali melaksanakan apel pagi rutin pada Senin (19/5/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari budaya kerja yang terus dibangun untuk mendorong profesionalisme dan tanggung jawab aparatur sipil negara di lingkungan Kemenag.
Apel
pagi yang digelar di halaman kantor ini diikuti oleh seluruh jajaran, mulai
dari Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), para Kepala Seksi (Kasi) dan
Kepala Gara, hingga ASN dan non-ASN. Turut hadir juga perwakilan dari Pokjaluh
(Kelompok Kerja Penyuluh) dan Pokjawas (Kelompok Kerja Pengawas) Pendidikan
Agama Islam (PAI) dan madrasah.
Kasubbag
TU, Joko Susanto, bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, ia
menekankan pentingnya totalitas dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari
bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat.
“Pengabdian
kita sebagai ASN di Kementerian Agama harus penuh, bukan setengah-setengah.
Semua dimulai dari kesiapan - kesiapan hadir lebih awal, kesiapan mental, dan
perlengkapan kerja yang lengkap. Jangan anggap sepele hal-hal kecil, karena
dari situlah hasil besar terbentuk,” ujarnya.
Ia
juga mengingatkan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah
untuk membangun kedisiplinan, komunikasi, dan rasa tanggung jawab dalam
bekerja.
“Apel
pagi ini bukan hanya soal hadir, tapi juga soal komitmen. Jika berhalangan,
sampaikan alasan secara jelas dan bertanggung jawab. Ini bagian dari etika
kerja kita,” tambahnya.
Dalam
kesempatan tersebut, Kasubbag TU turut mengangkat nilai-nilai spiritual dari
kisah Nabi Sulaiman sebagai contoh kepemimpinan dan dedikasi yang harus
diteladani oleh setiap pegawai.
“Kita belajar dari Nabi Sulaiman tentang ketegasan, kebijaksanaan, dan totalitas dalam memimpin. Hal-hal itu relevan untuk kita terapkan dalam melayani umat dan menjalankan tugas sehari-hari,” jelasnya.
Selain
amanat, disampaikan juga beberapa agenda penting kepada seluruh peserta apel.
Salah satunya adalah pelaksanaan pelantikan Pegawai Pemerintah dengan
Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I pada 26 Mei 2025. Sebanyak 135 orang dari
Kemenag Way Kanan akan mengikuti pelantikan tersebut. Joko mengimbau semua
pihak untuk mempersiapkan diri dan mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Tak
kalah penting, Kasubbag TU juga menyampaikan ajakan untuk mendukung program
penghijauan melalui gerakan penanaman pohon, sebagai bagian dari kontribusi
terhadap gerakan ekoteologi yakni integrasi antara kepedulian lingkungan dan
nilai-nilai keagamaan.
“Gerakan
tanam pohon ini adalah bagian dari pengabdian kita pada bumi. Dokumentasikan,
unggah, dan jadikan ini kebiasaan yang menunjukkan bahwa kita peduli terhadap
masa depan,” tuturnya.
Sementara
itu, agenda besar lainnya yang menanti adalah pemberangkatan jamaah haji
Kabupaten Way Kanan yang akan dilaksanakan pada 21 Mei 2025. Ia mengajak
seluruh pegawai untuk mendukung dan turut menyukseskan prosesi keberangkatan
tersebut.
“Mari
kita bersama-sama menyukseskan pemberangkatan jamaah haji. Ini tugas mulia kita
dalam melayani umat. Tunjukkan bahwa Kemenag hadir sepenuh hati,” pungkas Joko.
Apel pagi ditutup dengan laporan kehadiran dari masing-masing seksi kepada Kasubbag TU sebagai bagian dari evaluasi rutin dalam menjaga kedisiplinan dan ketertiban kerja. (Humas)
Editor : Fadilah
