Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota
Bandar Lampung, Makmur, menghadiri kegiatan Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan (PKB) bagi guru madrasah yang diselenggarakan oleh gabungan
Kelompok Kerja Guru dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (KKG/MGMP), Senin
(12/1/2026).
Kegiatan ini merupakan implementasi program pemberdayaan KKG, MGMP, KKM,
dan Pokjawas yang digulirkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui
Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah. PKB dilaksanakan di Aula
Saibatin Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.
Sebanyak 120 guru madrasah jenjang MI dan MTs mengikuti kegiatan tersebut. Peserta berasal dari KKG MIN 1 Kota Bandar Lampung, MGMP Bahasa Indonesia MTs Kota Bandar Lampung, MGMP Matematika MTs Kota Bandar Lampung, serta MGMP Matematika MTsN 2 Kabupaten Lampung Utara. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi, profesionalitas, dan mutu pembelajaran guru madrasah secara berkelanjutan.
Kegiatan dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Zulkarnain; Kepala
Bagian Tata Usaha Marwansyah; Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Ahmad Rifa’i;
Kepala Kankemenag Kota Bandar Lampung Makmur; serta Kepala Seksi Pendidikan
Madrasah Said Karimin. Hadir pula para ketua tim kurikulum, kepala madrasah MI
dan MTs se-Kota Bandar Lampung, peserta KKG dan MGMP Tahun Anggaran 2025, serta
jajaran JFT dan JFU Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Lampung.
Dalam amanatnya, Zulkarnain menegaskan bahwa PKB merupakan instrumen
strategis dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru madrasah. Guru
dituntut terus mengembangkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik
seiring perannya dalam mendidik, membimbing, serta mengevaluasi peserta didik.
Ia juga menekankan penguatan kurikulum berbasis cinta sejalan dengan Asta
Protas Menteri Agama, termasuk pengembangan pembelajaran berbasis digital
sebagai respons terhadap dinamika zaman. Bantuan yang diberikan kepada KKG dan
MGMP diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran.
Lebih lanjut, Zulkarnain mendorong agar PKB tidak bersifat seremonial,
melainkan berdampak nyata melalui kolaborasi, berbagi praktik baik, dan
penguatan kapasitas guru secara berkesinambungan.
Sementara itu, Makmur menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PKB
sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah di Kota Bandar
Lampung. Ia berharap hasil kegiatan dapat diimplementasikan secara konkret
dalam proses pembelajaran di masing-masing madrasah. (Humas)
Editor: Fadilah
