Mesuji (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji, Johan Yusuf bersama Kepala Seksi Pendidikan Islam Gusdianto dan Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Aziz Basuki mengikuti kegiatan jalan sehat sarungan, berlokasi di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung. Minggu, (27/10/2024)
Sebanyak Delapan
ribu santri dari berbagai pondok pesantren di Provinsi Lampung turut
memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2024, Acara dibuka dan dilepas secara
langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, didampingi oleh Kepala
Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Lampung, Puji Raharjo,
yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU)
Lampung, serta Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Lampung, Wan Jamaluddin.
Jalan sehat
ini terselenggara atas kerja sama PWNU Lampung, Kemenag, Pemerintah Provinsi
Lampung, dan Forum Pondok Pesantren Provinsi Lampung, yang semakin memeriahkan
acara dengan berbagai hadiah menarik. Hadiah utama seperti tiga paket umroh dan
sepeda motor menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta yang antusias
memperingati Hari Santri tahun ini.
Selain itu, berbagai hadiah menarik disediakan, termasuk tiga
tiket umroh, tiga unit sepeda motor, sepuluh sepeda ontel, kulkas, televisi,
mesin cuci, dan banyak hadiah lainnya. Dalam sambutannya, Pj Gubernur Lampung Samsudin
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan rasa syukur
terhadap perjuangan para santri dan ulama terdahulu yang ikut berjuang membela
tanah air. “Sebagai santri, tentu upacara ini digelar dengan mengenakan busana
santri dan peci setiap tanggal 22 Oktober," ucap Samsudin.
Ia
menambahkan, “Jalan sehat sarungan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan,
tetapi juga wujud nyata interaksi antara pesantren dan masyarakat, mempererat
tali silaturahmi antara santri dan warga sekitar."
Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo, yang juga menjabat sebagai Ketua PWNU Lampung, menyampaikan bahwa jalan sehat santri sarungan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perjuangan para santri dalam sejarah bangsa. “Santri juga memiliki kewajiban untuk menjaga persatuan bangsa ini ke depannya,” jelasnya saat memberikan sambutan dihadapan para peserta kegiatan jalan sehat sarungan. (ba/m)
