Search

Kepala Kemenag Pesawaran Buka Kegiatan Pembinaan EMIS dan Transformasi PKPPS ke SPM

kepala-kemenag-pesawaran-buka-kegiatan-pembinaan-emis-dan-transformasi-pkpps-ke-spm
Fotografer: Humas Kanwil

Pesawaran, (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, membuka secara resmi kegiatan Pembinaan EMIS dan Transformasi PKPPS ke SPM yang diselenggarakan oleh Bidang PAPKI Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Rabu (28/10/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Digital Menuju Satu Pesantren Modern Melalui Penguatan Data EMIS dan Tata Kelola PKPPS” ini berlangsung di Aula Pahawang Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran.

Dalam kegiatan tersebut, Farid Wajedi didampingi oleh Kasi PAPKI Kemenag Kabupaten Pesawaran, serta diikuti oleh operator pondok pesantren dan TPQ se-Kabupaten Pesawaran. 

Dalam sambutannya, Farid Wajedi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat tata kelola data kelembagaan pesantren. “Melalui kegiatan ini, kita berharap seluruh operator dan pengelola pesantren mampu memahami serta mengimplementasikan sistem digital secara tepat agar tercipta satu basis data pesantren yang akurat dan terintegrasi,” ujarnya.

Farid menambahkan, transformasi digital yang sedang dijalankan Kementerian Agama harus disambut dengan kesiapan dan semangat adaptif dari seluruh satuan kerja, termasuk lembaga pesantren. “Kita bergerak menuju era modern yang menuntut transparansi dan keakuratan data. EMIS menjadi tulang punggung dalam mewujudkan tata kelola pendidikan Islam yang efektif dan efisien,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid PAPKI Kanwil Kemenag Provinsi Lampung dalam materinya menegaskan pentingnya pemutakhiran data EMIS secara berkala. “Keberhasilan implementasi sistem Satu Pesantren Modern tidak lepas dari kualitas data yang dikelola operator. Karena itu, pembinaan seperti ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman teknis,” paparnya.

Ia juga menjelaskan bahwa integrasi antara PKPPS (Pendaftaran Kelembagaan Pondok Pesantren dan Pendidikan Diniyah) dengan SPM (Satu Pesantren Modern) merupakan upaya strategis dalam memperkuat sistem informasi pendidikan Islam di Indonesia.

Kegiatan pembinaan ini berlangsung interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan berdiskusi langsung mengenai kendala dan praktik terbaik dalam pengelolaan data EMIS. Para operator pesantren dan TPQ terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan narasumber.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh lembaga pendidikan keagamaan Islam di Kabupaten Pesawaran semakin siap menghadapi era digitalisasi, serta mampu mengoptimalkan sistem EMIS dan SPM sebagai pondasi menuju pesantren yang modern dan berdaya saing. (Humas)

Editor : Fadilah


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil