Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kepala Kemenag Tanggamus Buka Bimtek Guru Gasing Matematika Madrasah

Selasa, 24 September 2024 Humas Tanggamus
Kepala Kemenag Tanggamus Buka Bimtek Guru Gasing Matematika Madrasah
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas)  -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Dr. H. Mahmuddin Aris Rayusman, M.Pd.I., secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Gasing Kelas dan Matematika Madrasah Tahun 2024. Pembukaan tersebut berlangsung di Aula Hotel 21 Gisting, Senin (23/09/2024), dengan didampingi oleh Kasubbag TU, H. Mardanus, S.Ag., M.M., dan Kasi Penmad, H. Musannip, S.Ag., M.Pd.I.

Dalam sambutannya, Dr. H. Mahmuddin Aris Rayusman menyampaikan bahwa Bimtek ini merupakan upaya peningkatan kompetensi guru dalam mengajarkan matematika dengan metode yang lebih menarik. “Metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) diharapkan dapat membuat pembelajaran matematika lebih mudah dipahami oleh para siswa di madrasah,” ujar Mahmuddin.

Acara ini menghadirkan Kartika Sari, S.Pd., seorang guru dari MTsN 1 Tanggamus, sebagai pemateri utama. Ia memberikan materi mengenai penerapan metode Gasing dalam pembelajaran matematika. Kartika Sari menjelaskan, metode ini memfokuskan pada cara pengajaran yang mudah dipahami dan menyenangkan bagi siswa, sehingga dapat meningkatkan minat mereka terhadap matematika.

Bimtek tersebut dihadiri oleh Kepala Madrasah se-Kabupaten Tanggamus serta sejumlah peserta undangan yang mengikuti pelatihan dengan penuh antusias. Mereka berharap dapat menerapkan metode Gasing di madrasah masing-masing untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.

Pelaksanaan Bimtek ini merupakan salah satu program unggulan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah. Para peserta juga diajak untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan guru-guru madrasah yang lebih kreatif dalam mengajar, sehingga mampu mencetak siswa yang tidak hanya paham konsep, tetapi juga menikmati proses pembelajaran matematika. (Frans/Mela Basyar)