Tanggamus Kemenag (Humas) --
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Dr. H. Mahmuddin Aris
Rayusman, M.Pd.I, mewakili Kementerian Agama Kabupaten/Kota dari Provinsi
Lampung dalam seleksi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yang
digelar di Kampus ASN Corporate University, Jakarta Pusat. Kegiatan seleksi ini
berlangsung selama dua hari, yakni pada 14 hingga 15 Oktober 2024.
PKN Tingkat II merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan strategis pejabat eselon di lingkungan pemerintahan. Program ini menjadi sarana penting untuk menguji serta mengasah kemampuan manajerial dan kepemimpinan para peserta dalam menghadapi tantangan-tantangan di bidang birokrasi. Dr. Mahmuddin Aris Rayusman hadir sebagai salah satu peserta yang diharapkan mampu memberikan performa terbaiknya.
Dr. Mahmuddin Aris Rayusman,
sebagai wakil dari Kabupaten Tanggamus, bersaing dengan peserta lain dari
berbagai daerah di Indonesia. Seleksi ini menjadi ajang bagi para pejabat untuk
menunjukkan kapasitas dan kemampuan dalam memimpin serta mengelola instansi
pemerintahan secara efektif dan efisien. Keterlibatan beliau mencerminkan
pentingnya peran kepemimpinan yang berkualitas di lingkungan Kementerian Agama.
Selain Dr. Mahmuddin Aris, Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I,
juga turut mewakili Provinsi Lampung dalam seleksi PKN Tingkat II ini.
Keterlibatan Maryam Hasan menambah kekuatan perwakilan dari Lampung untuk
bersaing dalam pelatihan yang sangat bergengsi ini.
Kegiatan seleksi ini diharapkan
dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berkompeten dan memiliki kapasitas
untuk memimpin birokrasi di era modern yang penuh dengan tantangan. Para
peserta dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir strategis serta dapat
beradaptasi dengan perubahan yang cepat di lingkungan pemerintahan.
Dengan mengikuti seleksi ini, Dr.
Mahmuddin Aris dan Maryan Hasan diharapkan dapat memperkuat kemampuan
kepemimpinan mereka serta memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan
instansi masing-masing. (Frans/Mela Basyar)