Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

KUA

Kepala KUA Baradatu: Abu Sujak Dorong Pengelolaan Wakaf Pesantren yang Transparan

Selasa, 27 Januari 2026 Humas Way Kanan
Kepala KUA Baradatu: Abu Sujak Dorong Pengelolaan Wakaf Pesantren yang Transparan
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Baradatu (Humas) - - Pengelolaan wakaf pesantren yang transparan dan akuntabel menjadi kunci utama dalam menjaga amanah umat sekaligus menghadirkan keberkahan yang berkelanjutan. Hal tersebut ditegaskan oleh Abu Sujak dalam kegiatan pembinaan dan silaturahmi bersama pengelola pesantren dan tokoh masyarakat, yang berlangsung penuh khidmat dan reflektif, Selasa, 27 Januari 2026

Abu Sujak menekankan bahwa wakaf bukan sekadar ibadah individual, melainkan tanggung jawab sosial yang menyangkut kepercayaan umat. Oleh karena itu, pengelolaan wakaf harus dilakukan secara terbuka, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan, baik dari sisi administrasi maupun pemanfaatannya.

“Wakaf adalah amanah besar. Ketika dikelola dengan transparan, insyaallah wakaf tidak hanya menjaga kepercayaan umat, tetapi juga menghadirkan keberkahan bagi pesantren dan masyarakat luas,” ujar Abu Sujak.

Ia juga mengajak para nadzir dan pengelola pesantren untuk terus meningkatkan literasi wakaf, memahami regulasi yang berlaku, serta membangun sistem pengelolaan yang rapi dan jelas.

Transparansi, menurutnya, akan menumbuhkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat.

Lebih lanjut, Abu Sujak menyampaikan bahwa wakaf pesantren memiliki potensi besar dalam mendukung kemandirian lembaga pendidikan Islam.

Dengan pengelolaan yang baik dan terbuka, aset wakaf dapat dikembangkan secara produktif untuk menunjang operasional pesantren tanpa mengurangi nilai ibadahnya.

Kegiatan ini disambut positif oleh para peserta. Mereka berharap dorongan dan pesan yang disampaikan dapat menjadi motivasi untuk memperbaiki tata kelola wakaf, sehingga wakaf benar-benar menjadi jalan dari amanah menuju keberkahan, sebagaimana nilai luhur yang diajarkan dalam Islam. (Humas)

Penulis  :  Ira/Dhany

Editor  :  Anggithya