Way Kanan, KUA Blambangan Umpu (Humas) - - Dalam suasana penuh keberkahan, telah dilaksanakan prosesi akad nikah antara Ardo Riyan Alazim dan Widia Oktapiani di Negeri Baru, Umpu Semenguk. Kamis (26/03)
Akad nikah tersebut dipimpin langsung oleh
Kepala KUA Blambangan Umpu, Herman Fahri, yang sekaligus menyampaikan khutbah
nikah dengan pesan yang menyejukkan dan penuh makna kepada kedua mempelai serta
keluarga yang hadir.
Dalam khutbahnya, Herman Fahri menegaskan bahwa
pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan awal dari perjalanan
panjang yang penuh dinamika kehidupan.
“Pernikahan adalah perjalanan antara dua
keadaan; sempit dan lapang, suka dan duka. Maka jadikan sabar sebagai pegangan
saat ujian datang, dan syukur sebagai penguat saat kebahagiaan menghampiri.”
Beliau juga menambahkan bahwa setiap ujian
dalam rumah tangga sejatinya merupakan bagian dari proses pendewasaan dan
penguatan ikatan suci yang telah dibangun.
“Jangan melihat ujian sebagai beban, tetapi
sebagai cara Allah SWT meneguhkan cinta dan meninggikan derajat pasangan yang
menjalaninya dengan ikhlas.”
Melalui momentum sakral ini, KUA Blambangan
Umpu berharap kedua mempelai dapat membangun rumah tangga yang harmonis, saling
menguatkan, serta senantiasa berlandaskan nilai-nilai keimanan.
Dengan terlaksananya akad nikah ini, diharapkan Ardo Riyan Alazim dan Widia Oktapiani mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. (Ayni/Fitria)
