Way Kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) - - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Buay Bahuga, Hendera, menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan lahiriah antara dua insan, melainkan juga merupakan ibadah dan ladang amal. Hal itu disampaikannya saat memberikan khutbah nikah pada prosesi akad pasangan Dimas Prasetyo dan Linda Anjar Sari di Desa Nuar Maju.
Dalam khutbahnya, Hendera
menyampaikan bahwa pernikahan adalah jalan untuk menambah pahala, menjaga
kehormatan diri, dan menjalankan sunnah Rasulullah SAW. Ia menekankan
pentingnya niat dalam menjalani kehidupan rumah tangga agar setiap amal
bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
"Setiap pengorbanan yang
dilakukan dalam rumah tangga dengan niat karena Allah, mulai dari memberi
nafkah hingga memberikan perhatian kepada pasangan, memiliki nilai ibadah yang
besar," ujarnya di hadapan jamaah yang hadir.
Hendera juga mengingatkan kedua
mempelai agar menjadikan pernikahan sebagai sarana untuk menumbuhkan kasih
sayang, tolong-menolong, serta saling menasihati dalam kebaikan dan ketakwaan.
Menurutnya, dengan fondasi tersebut, rumah tangga akan menjadi sumber
kebahagiaan dunia dan keselamatan di akhirat.
Prosesi akad nikah berlangsung
khidmat dengan dihadiri keluarga besar kedua mempelai, tokoh masyarakat, serta
perangkat desa. Kehadiran Kepala KUA Buay Bahuga tidak hanya sebagai petugas
pencatat pernikahan, tetapi juga sebagai pembimbing rohani bagi umat.
Acara ini menjadi bukti bahwa peran KUA tidak terbatas pada pelayanan administratif, melainkan juga turut hadir dalam pembinaan moral dan spiritual masyarakat, khususnya dalam momentum penting seperti pernikahan. (Taufik/Afril/Fitria)
