Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Ketua DWP Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus Hadiri Kegiatan PERANESIA

Senin, 22 Juli 2024 Humas Tanggamus
Ketua DWP Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus Hadiri Kegiatan PERANESIA
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Hj. Ika Sartika, S.Psi., M.Si., menghadiri kegiatan PERANESIA (Pesantren Ramah Anak untuk Indonesia) yang dilaksanakan melalui video conference dan secara langsung di Hotel Pullman Jakarta Central Park. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya menciptakan lingkungan pesantren yang ramah anak serta mendukung perkembangan anak-anak secara holistik.

Dalam sambutannya, Hj. Ika Sartika menyampaikan bahwa menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak di pesantren merupakan tanggung jawab bersama. "Anak-anak adalah masa depan bangsa. Oleh karena itu, kita harus memastikan mereka mendapatkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal," ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Anggota DWP Kemenag Tanggamus serta peserta undangan dari seluruh Indonesia. Para peserta diberikan berbagai materi dan diskusi mengenai bagaimana menerapkan prinsip-prinsip ramah anak di pesantren. Selain itu, mereka juga diajak untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak-anak.

Hj. Ika Sartika berharap, melalui kegiatan ini, semua pihak dapat lebih memahami pentingnya peran pesantren dalam mendidik dan melindungi anak-anak. "Semoga dengan adanya kegiatan ini, kita dapat bersama-sama menciptakan pesantren yang tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan anak-anak," tambahnya.

Acara ini berlangsung dengan lancar dan mendapat respon positif dari seluruh peserta. Mereka menyatakan komitmennya untuk menerapkan ilmu yang didapat selama kegiatan demi menciptakan pesantren yang ramah anak di daerah masing-masing. (Frans/Mela Basyar)