Search

Daerah

Ketua DWP Kemenag Lampung Apreasi Pengajian Bulanan

ketua-dwp-kemenag-lampung-apreasi-pengajian-bulanan-
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung (Humas) --- Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung Ny. Mardhoti Puji Raharjo mengapresiasi atas pelaksanaan Pengajian Bulanan dengan tema "Peran Keluarga Dalam Membangun Pribadi Berintegritas,” yang diinisiasi oleh DWP Kemenag Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan Ketua DWP Kanwil Kemenag Lampung usai menghadiri kegiatan tersebut, Selasa (16/1) secara virtual.

“Pengajian bulanan kali ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak-anak serta membangun pribadi yang berintegritas. Tema Peran Keluarga Dalam Membangun Pribadi Berintegritas sangat sesuai dalam merespons terhadap semakin kompleksnya tantangan moral yang dihadapi generasi muda saat ini,” ujarnya.

Dikatakan Mardhoti, keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak. Oleh karena itu, keluarga harus menjadi tempat yang nyaman dan kondusif bagi anak untuk tumbuh dan berkembang.

“Keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter anak-anak, serta membimbing mereka menuju pribadi yang berintegritas. Pentingnya pendidikan agama di lingkungan keluarga sebagai landasan moral yang kuat bagi generasi muda,” imbuhnya.

"Keluarga harus menjadi tempat yang nyaman dan kondusif bagi anak untuk tumbuh dan berkembang. Keluarga harus menjadi tempat di mana anak-anak dapat belajar tentang nilai-nilai moral, agama, dan sosial," lanjut Rosita.

Mardhoti menambahkan bahwa integritas merupakan salah satu nilai moral yang penting untuk ditanamkan dalam diri anak sejak dini. Integritas berarti memiliki sifat yang jujur, lurus, dan dapat dipercaya.

"Anak-anak yang memiliki integritas akan tumbuh menjadi pribadi yang jujur, lurus, dan dapat dipercaya. Mereka akan menjadi pribadi yang bisa diandalkan dan bermanfaat bagi masyarakat," terang Mardhoti.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pengajian Bulanan Ny. Cut Haslinar Faisal dalam laporannya menyampaikan bahwa penanggung jawab Pengajian Bulanan adalah Inspektorat Jenderal Kemenag Republik Indonesia yang mengambil tema Peran Keluarga Dalam Membangun Pribadi Berintegritas. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh DWP Kemenag Se-Indonesia.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan, kita sebagai pendamping suami dalam bekerja menunjukkan perilaku yang jujur, dan bertanggung jawab untuk mendukung suami bekerja sesuai dengan perilaku dan sebagai ibu menjadi garda terdepan memberikan teladan, berani, jujur, dan hebat karena keluarga menjadi benteng pertama menjalankan atau mengajarkan integritas kepada seluruh keluarga kita masing-masing,” terangnya.

Sementara itu, Penasehat DWP Kemenag RI Ny. Eny  Retno Yaqut Cholil Qoumas dalam arahannya mengungkapkan alasan mengambil tema Peran Keluarga Dalam Membangun Pribadi Berintegritas, yaitu Pertama, keluarga merupakan community primer. Keluarga merupakan komunitas atau institusi pendidikan pertama.

“Keluarga memiliki peran penting dalam pola asuh dalam membentuk karakter dan teladan dari dan antar anggota keluarganya,” terangnya.

Kedua, tambah Eny, UNICEF dan WHO telah mengembangkan program Care for Child Development (CCD) dimana badan ini memfokuskan kegiatannya pada bagaimana kerja sama antara orang tua dan anggota keluarga lainnya dalam merawat dan mendidik anak secara efektif.

“Point terpenting dalam Care for Child Development (CCD)  adalah kerja sama dan kolaborasi,” jelasnya.

Eny juga menambahkan bahwa berdasarkan sosial yang berkembang saatnya di masyarakat adanya penurunan tingkat integritas terhadap anak.

“Melalui tema hari ini, menjadikan salah satu ikhtiar kita dalam menggunakan potensi yang ada di diri kita masing-masing agar lebih baik lagi. Ini akan menjadi modal besar yang luar biasa bagi kita sebagai specially as mother untuk membentuk karakter bagi diri kita, anggota keluarga kita lainnya, terutama anak-anak untuk menjadi pribadi yang berintegritas, pribadi yang memiliki keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan dalam konteks nilai-nilai yang baik dan benar,” tuturnya.

“Untuk mencapai tantangan tersebut, kita perlu adanya keselarasan dengan musyawarah di dalam kehidupan keluarga masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan ini diisi dengan tausyiah oleh Nyai Dr. Nur Rofi’ah selaku narasumber dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta diskusi interaktif, dimana para peserta dapat berbagi pengalaman dan ide mengenai upaya-upaya konkrit dalam membangun pribadi berintegritas melalui peran keluarga. Hal ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk lebih mendekatkan keluarga dengan nilai-nilai keagamaan dan moral yang kuat.(Anggithya/Abdul Aziz)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil