Search

Khutbah Pernikahan: Menyatukan Cinta dalam Bingkai Bakti kepada Orang Tua

khutbah-pernikahan-menyatukan-cinta-dalam-bingkai-bakti-kepada-orang-tua
Fotografer: Humas Kanwil

Way Kanan, KUA Blambangan Umpu (Humas) - - Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti prosesi sakral penyatuan cinta dua insan pada Minggu, 5 April 2026. Yuda Peratama, putra dari Bapak Arfan yang berasal dari Km 8 Blambangan Umpu, resmi mempersunting pujaan hatinya, Putri Hidayah, putri dari Almarhum Bapak Rozali yang berasal dari Kota Bumi, Lampung Utara.

Karena ayahanda mempelai wanita telah berpulang, bertindak sebagai wali nikah adalah kakak kandung mempelai wanita, Wardana Bin Rozali. Prosesi ijab kabul yang berlangsung di Blambangan Umpu ini dipandu langsung oleh Penghulu KUA Blambangan Umpu, Agung Yosi Ardi Evana.

Isak tangis bahagia pecah, terutama saat kedua mempelai melakukan prosesi salam sungkem. Di hadapan orang tua dan keluarga, Yuda dan Putri bersimpuh memohon doa restu, menciptakan momen emosional yang menyentuh hati seluruh tamu undangan yang hadir.

Dalam khutbah nikahnya, Bapak Agung Yosi Ardi Evana memberikan pesan mendalam mengenai esensi berbakti kepada orang tua sebagai fondasi kokohnya rumah tangga. Beliau menekankan bahwa pernikahan bukanlah akhir dari pengabdian kepada orang tua, melainkan babak baru dalam memuliakan mereka.

Bagi suami, pernikahan tidak memutuskan kewajiban berbakti kepada orang tua. Ridho Allah tetap terpaut pada ridho ayah dan ibu. Jadikan istrimu partner dalam memuliakan orang tuamu.

Bagi istri, meski kini ketaatan beralih kepada suami, jangan pernah memutus tali doa dan perhatian kepada ibunda serta almarhum ayahanda. Doa anak yang shalihah adalah cahaya bagi orang tua di alam barzakh.

Rumah tangga yang mendahulukan kepentingan dan kebahagiaan orang tua akan dibukakan pintu rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Jangan sampai kemesraan dengan pasangan membuat kita lupa pada tangan-tangan yang dulu membesarkan kita. Hormatilah mertua sebagaimana menghormati orang tua kandung sendiri. (Humas)

Penulis  :  
Ayni/Fitria

Editor     :  Anggithya


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil