Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Konsultasi Rekening Virtual Account Kemenag Satker Sekjen, Madrasah, Bimas Islam dan PHU

Kamis, 17 April 2025 Humas Tanggamus
Konsultasi Rekening Virtual Account Kemenag Satker Sekjen, Madrasah, Bimas Islam dan PHU
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Dalam upaya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara, dua pegawai dari Kementerian Agama melaksanakan kegiatan konsultasi ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bandar Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan kapasitas pengelolaan laporan pertanggungjawaban (LPJ) bendahara dan pemahaman terkait penggunaan rekening virtual account.

Rusli, S.E., M.M., yang menjabat sebagai Bendahara Sub Bagian Tata Usaha, bersama dengan Abdul Rozak, S.E., selaku staf pengelola Barang Milik Negara (BMN), menjadi perwakilan dalam konsultasi tersebut. Keduanya dikenal aktif dalam menjalankan tugas dan senantiasa menunjukkan komitmen tinggi terhadap tata kelola keuangan yang profesional dan sesuai regulasi.

Dalam konsultasi ini, fokus utama pembahasan adalah terkait penyusunan LPJ Bendahara Pengeluaran yang kerap mengalami dinamika dalam penerapannya di lapangan. Selain itu, Rusli dan Abdul Rozak juga menggali informasi tentang optimalisasi penggunaan rekening virtual account yang menjadi sistem pembayaran modern di lingkungan Kementerian Agama, khususnya pada satuan kerja Sekretariat Jenderal, madrasah, Bimas Islam, dan Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU).

"Konsultasi ini penting untuk memastikan bahwa setiap proses administrasi keuangan sesuai dengan aturan yang berlaku serta menghindari potensi temuan audit di masa mendatang," ujar Rusli. Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sebaiknya menjadi agenda rutin demi peningkatan kompetensi dan pemahaman teknis bagi seluruh bendahara dan pengelola keuangan.

Abdul Rozak turut menyampaikan bahwa pemanfaatan rekening virtual account sangat membantu dalam proses pembayaran dan pelaporan yang lebih efisien dan transparan. “Kami berharap, hasil dari konsultasi ini bisa segera diterapkan di unit kerja masing-masing, sehingga pelayanan publik yang berbasis keuangan bisa lebih cepat dan akuntabel,” katanya.

Kegiatan konsultasi ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan keuangan negara membutuhkan sinergi antar-unit kerja, komitmen tinggi, serta kemauan untuk terus belajar. Langkah Rusli dan Abdul Rozak ini diharapkan dapat menjadi contoh baik bagi pegawai lainnya di lingkungan Kementerian Agama dalam menjaga integritas dan profesionalisme kerja. (Frans/Mela Basyar)