Pesawaran (Humas) — Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran melakukan koordinasi bersama Kepala Kantor Kemenag Pesawaran, Farid Wajedi, Senin (19/5/2025). Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor ini membahas sejumlah isu strategis dan program kerja Bimas Islam tahun 2025.
Kasi Bimas Islam, Helmi, menyampaikan laporan terkait
keberhasilan salah satu penyuluh agama Islam Kabupaten Pesawaran, Syukur Salim,
yang berhasil lolos ke tingkat nasional dalam ajang Penyuluh Agama Islam Award.
Syukur meraih prestasi di kategori Penguatan Moderasi Beragama.
“Ini merupakan prestasi yang membanggakan. Capaian ini
menunjukkan bahwa penyuluh kita memiliki kompetensi dan dedikasi tinggi dalam
mengarusutamakan nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat,” ujar Kasi
Bimas Islam kepada Kepala Kantor.
Farid mengapresiasi keberhasilan Syukur Salim yang berhasil
lolos ke tingkat nasional sebagai salah satu Penyuluh Agama Islam Teladan. Farid
menegaskan bahwa prestasi ini harus menjadi motivasi bagi penyuluh lainnya
untuk terus meningkatkan kapasitas dan peran aktif di masyarakat, khususnya
dalam mengarusutamakan moderasi beragama.
Selain itu, dibahas pula rencana pelaksanaan pengawasan
produk halal yang dijadwalkan pada Selasa, 20 Mei 2025. Pengawasan ini
dilakukan menyusul hasil uji laboratorium dari BPOM dan BPJPH yang menemukan
sembilan produk positif mengandung unsur porcine (babi).
Menanggapi hal tersebut, Farid menegaskan pentingnya sinergi
antara Kemenag, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjamin kehalalan produk
yang beredar.
“Kita akan melakukan pengawasan langsung di lapangan,
sekaligus memberikan edukasi kepada para pelaku usaha agar dapat memenuhi
ketentuan Jaminan Produk Halal. Ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag dalam
melindungi hak konsumen Muslim,” tegas Helmi.
Koordinasi ini juga membahas pelaksanaan program-program Bimas Islam di Tahun 2025. Beberapa program yang menjadi fokus pembahasan antara lain penguatan lembaga keagamaan, pembinaan keluarga sakinah, dan pelatihan penyuluh berbasis isu strategis. (Sinta/Bagus)
