Lampung Barat, Kemenag ((Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, Miftahus Surur, melaksanakan kegiatan Korve atau kerja bakti membersihkan sampah di perairan laut Pahawang Pesawaran. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, didampingi Kabag Tata Usaha beserta para Kabid, Katim, dan Kepala Kankemenag serta Kasubbag TU dan para Kasi se Provinsi Lampung. Pahawang, 12 Februari 2026.
Istilah Korve menjadi sangat popular sesaat setelah Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikannya pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah pada 2 Februari 2026 lalu. Korve sendiri lalu dipahami sebagai suatu kegiatan bersama secara gotong royong yang dalam konteks ini diarahkan untuk membersihkan lingkungan dari berbagai macam bentuk sampah, baik itu di lingkungan lembaga pendidikan, perkantoran, perumahan, tempat-tempat wisata, dan berbagai tempat penting lainnya.
Setelah itu, istilah Korve menjadi trending topik di berbagai media dan langsung direspon oleh berbagai kalangan masyarakat. Bahkan, secara simultan kegiatan kerja bersama membersihkan sampah mulai terlihat di berbagai daerah dan melibatkan berbagai pihak yang strategis.
Hal itu pula yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran di lingkungan Kanwil Kementerian Provinsi Lampung hari ini. Dengan membawa pasukan lebih dari seratus personel, Kakanwil langsung mengarahkan semuanya untuk membersihkan area pantai Pahawang yang selama ini kerap ramai dikunjungi para wisatawan dari berbagai daerah.
Miftahus Surur mengatakan bahwa kegiatan Korve ini harus diapresiasi sebagai bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap ketersebaran sampah yang menjadi momok bagi kehidupan.
“Pertama, sampah ini bukan musuh. Tetapi ia masih dapat dimanfaatkan melalui kreatifitas yang baik dengan melakukan pemilahan serta merekonstruksinya untuk dijadikan sebagai bahan-bahan baru yang berguna. Kedua, Korve ini sangat selaras dengan salah satu Asta Protas Menteri Agama, yaitu Ekoteologi yang menitikberatkan kepedulian kita untuk menjaga lingkungan hidup sebagai amanah dari Allah swt,” ujarnya.
Lebih lanjut, M. Surur menyampaikan bahwa pembersihan lingkungan dari sampah dan bagaimana mengelolanya merupakan upaya yang harus didukung. Sudah saatnya lingkungan hidup harus ditempatkan pada posisi yang sangat penting sebagaimana layaknya sel-sel kehidupan yang menyatu dalam darah dan nadi setiap makhluk hidup.
“Semakin baik dan sehat lingkungan hidup kita, maka akan semakin baik pulalah kehidupan kita. Demikian juga sebaliknya. Maka saya mengajak kepada kita semua untuk mempersembahkan kepedulian kita dalam menjaga lingkungan hidup kita, salah satunya melalui hal-hal kecil seperti membuang dan membersihkan sampah di rumah kita dan lingkungan kita masing-masing,” pungkasnya. (Humas)
Penulis : Surur/Boy
Editor : Anggithya
