Anak Tuha, KUA (Humas) – Semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama kembali diperkuat melalui kegiatan Bersih Kampung yang dirangkaikan dengan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah serta doa bersama lintas agama yang digelar Pemerintah Kampung Mulyohaji, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat malam (26/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Kampung Mulyohaji tersebut dihadiri oleh Kepala Kampung Mulyohaji Temon Wijaya, S.H., perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Anak Tuha, tokoh agama Nasrani, tokoh masyarakat, serta warga setempat, dalam suasana penuh kebersamaan yang mencerminkan kuatnya semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Anak Tuha diwakili Penyuluh Agama Islam, Walid Rosidin, S.H.I., menyampaikan pentingnya menjaga harmoni sosial melalui penguatan nilai toleransi, moderasi beragama, serta membangun kesadaran bersama bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga dan dirawat bersama.
Menurutnya, Kampung Mulyohaji memiliki potensi besar untuk menjadi contoh kehidupan masyarakat yang mampu menjaga persaudaraan lintas agama sekaligus menjadi representasi nyata penguatan moderasi beragama di wilayah Kecamatan Anak Tuha.
"Bersih kampung bukan sekadar membersihkan lingkungan secara fisik, tetapi juga menjadi momentum membersihkan hati dari prasangka, menghilangkan sekat-sekat perbedaan, serta memperkuat semangat persaudaraan, gotong royong, dan kebersamaan antarwarga tanpa memandang latar belakang," ujar Walid Rosidin dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa momentum Tahun Baru Islam menjadi saat yang tepat bagi seluruh elemen masyarakat untuk mempererat silaturahmi, memperkuat toleransi, dan menjaga keharmonisan sosial sebagai modal utama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan sejahtera.
Sementara itu, Kepala Kampung Mulyohaji, Temon Wijaya, S.H., menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh unsur masyarakat yang hadir dan terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin menjadi bukti bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam pembangunan masyarakat yang harmonis.
"Kami berharap kegiatan seperti ini terus menjadi ruang mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan memperkuat semangat kebersamaan, sehingga Kampung Mulyohaji dapat terus menjadi lingkungan yang aman, damai, dan penuh rasa kekeluargaan," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, semangat gotong royong, toleransi, dan moderasi beragama diharapkan semakin tumbuh kuat sebagai fondasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis sekaligus menjadi teladan bagi wilayah lain dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Humas Lampung Tengah