Way Kanan, KUA Negeri Besar (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Negeri Besar menerima kunjungan Penyuluh Keluarga Berencana (KB) dari BKKBN Kecamatan Negeri Besar, Rabu (6/8/2025). Pertemuan ini membahas penguatan sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan stunting di tingkat kampung.
Kunjungan diterima langsung oleh
Penghulu dan Penyuluh Agama Islam KUA Negeri Besar. Dalam pertemuan yang
berlangsung hangat, kedua pihak menekankan pentingnya keterlibatan lembaga
keagamaan dalam edukasi keluarga sehat dan pembangunan generasi yang berkualitas.
Penyuluh KB, Melda Sari,
menyampaikan bahwa pencegahan stunting tidak cukup hanya dengan intervensi
gizi, melainkan juga memerlukan pendekatan mental, spiritual, dan perencanaan
keluarga yang matang. Ia menilai KUA sebagai mitra strategis dalam memberikan
penyuluhan, terutama kepada calon pengantin dan keluarga muda.
“Peran KUA sangat penting dalam
membekali masyarakat, khususnya lewat bimbingan pranikah yang dapat memuat
materi tentang kesehatan keluarga dan pencegahan stunting,” ujar Melda.
Penghulu KUA Negeri Besar, Imam
Nurcahyo, menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa
KUA siap memperkuat muatan bimbingan perkawinan dengan materi yang mendukung
pembangunan keluarga sehat dan berkualitas. Hal senada disampaikan oleh
Penyuluh Agama Islam, Kaisar Mega, yang menyoroti pentingnya penyadaran tentang
stunting sebagai bagian dari dakwah keagamaan.
“Stunting adalah ancaman jangka
panjang. Maka dari itu, pengetahuan keagamaan dan kesadaran akan pentingnya
tumbuh kembang anak harus berjalan beriringan,” tegas Kaisar.
Pertemuan ini menghasilkan komitmen awal untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut, termasuk integrasi materi stunting dalam bimbingan perkawinan, pelaksanaan penyuluhan terpadu di kampung-kampung, dan pelibatan tokoh agama dalam kampanye keluarga sehat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi bersama dalam menurunkan angka stunting di Kecamatan Negeri Besar. (Tommy/Afril/Asep)
