Lampung Barat, MTsN 1 (Humas) - - Untuk meningkatkan dan menanamkan nilai-nilai Islam kepada seluruh peserta didik, Kepala bersama seluruh stakeholder MTsN 1 Lambar membuat program tadarus yang dilanjutkan dengan Sholat dhuha berjamaah di Masjid Nurul Ilmi setiap hari selasa hingga kamis, kegiatan tersebut turut diimami oleh dewan guru maupun staff TU.
"Tujuan dari sholat dhuha secara bersama-sama di masjid untuk membiasakan dan melatih siswa menjalankan ibadah sholat sunnah yang sangat bermanfaat bagi siswa. Kegiatan ini diikuti sekitar 600 siswa madrasah secara berjamaah," tutur Kepala MTs Negeri 1 Lampung Barat.
"Kita berharap dengan membiasakan sholat dhuha ini kepada siswa di madrasah, maka lulus dari MTsN 1 Lambar siswa-siswi bisa rutin menjalankannya di rumah. Selain sholat dhuha, kita juga melaksanakan sholat dzuhur berjamaah secara bergantian, yang dimulai dari peserta didik laki-laki dan dilanjutkan dengan peserta didik perempuan,” katanya..
Desi Arisandi selaku Kepala MTsN 1 Lampung Barat menjelaskan banyak keutamaan ketika orang menjalankaan ibadah sholat dhuha. Selain sebagai sedekah, sholat dhuha juga sebagai investasi amal cadangan yaitu dapat menyempurnakan sholat wajib, mendapatkan keuntungan yang besar, dicukupi kebutuhan, diampuni dosa walau sebanyak bui di laut dan Allah akan membangun istana di syurga bagi yang gemar sholat duha.
"Manfaat sholat dhuha untuk kesehatan jasmani, dimana gerakan sholat dhuha yang dilaksanakan pada pagi hari ketika matahari memancarkan sinar yang baik untuk kesehatan. Ditambah kualitas udara yang masih baik dan diawali dengan wudhu yang baik dapat meningkatkan kesehatan," lanjutnya.
"Selain itu sholat dhuha bisa meningkatkan kecerdasan fisikal. Kecerdaan emosional spritual, jika melaksanakan sholat dhuha pada pagi hari sebelum beraktivitas dapat menghindarkan diri dari berkeluh kesah karena kegagalan yang dialami. Kecerdasan intelektual, jika sholat dhuha rutin dikerjakan pelajar, Insya Allah mudah meraih prestasi akademik dan kesuksesan dalam hidup," ujarnya.
"Sedangkan hikmah sholat dhuha adalah hati menjadi tenang, pikiran menjadi lebih konsentrasi, kesehatan fisik terjaga dan kemudahan urusan serta memperoleh rezeki yang tidak disangka-sangka. "Sholat dhuha memudahkan jalan rezeki yang halal. Bagi yang melakukan sholat dhuha mendapatkan petunjuk dan bimbingan Allah setiap kali akan keluar rumah," ujar Desi.
Hal senada juga ditambahkan Desembri selaku WaKa Kurikulum. Ia mengatakan bahwa Shalat dhuha sebagai pembentukan karakter peserta didik ialah pelaksanaannya yang dilakukan sesuai jadwal, dan tepat waktu, dilakukan secara terus menerus secara konsisten. Waktu pelaksanaannya yang terprogram dan terjadwal inilah yang akan membentuk karakter disiplin peserta didik. Karena peserta didik akan terbiasa mengikuti pembiasaan shalat dhuha sesuai jadwal yang telah ditentukan.
"Pembiasaan shalat dhuha dilakukan agar peserta didik terbiasa melakukanya. Kemudian akan ketagihan dan menjadi tradisi yang sulit untuk ditinggalkan dalam hidupnya sehingga peserta didik memiliki karakter yang disiplin dari pembiasaan shalat dhuha yang dilakukan di Madrasah.," ungkapnya.
Menurutnya, Karakter disiplin mempunyai nilai yang sangat penting untuk membentuk pribadi peserta didik yang taat aturan tata tertib sekolah. Jika seluruh warga sekolah menerapkan disiplin dengan baik, hal ini akan menjadi wujud suatu kehidupan yang disiplin yang baik di sekolah yang berimbas di kehidupan masyarakat pada umumnya.
"Dengan diadakannya pembiasaan seperti ini, diharapkan akan terbentuk nilai-nilai karakter dari peserta didik yang disiplin. Yaitu disiplin terhadap waktu dan peraturan serta disiplin terhadap suatu kegiatan yang berlaku sebagai tuntunan kedisiplinan pada umumnya," terangnya. (Septi/Betrik/Anggithya)
