Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Lepas Lulusan YPI Washilatul Huda, Kemenag Lampung Selatan Tekankan Pentingnya Karakter Dan Kepedulian Lingkungan

Senin, 22 Juni 2026 Humas Lampung Selatan Editor: Antonius Jemi
Lepas Lulusan YPI Washilatul Huda, Kemenag Lampung Selatan Tekankan Pentingnya Karakter Dan Kepedulian Lingkungan
Humas Lampung Selatan
Humas Lampung Selatan
Foto: Julee

Lampung Selatan (Humas) - Peserta didik jenjang MI, MTs, dan Ulya YPI Washilatul Huda resmi dilepas dalam Haflah Akhirussanah Tahun Pelajaran 2025/2026, Minggu (21/6/2026). Momentum pelepasan tersebut tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa belajar siswa, tetapi juga pengingat pentingnya karakter, akhlak, dan kepedulian sosial sebagai bekal menghadapi masa depan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Ahmad Rifai yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa madrasah dan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.

Menurutnya, pendidikan di madrasah dan pesantren menjadi fondasi penting bagi peserta didik karena mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan pendidikan agama dan pembentukan akhlak.

“Madrasah dan pondok pesantren merupakan fondasi penting dalam pendidikan. Anak-anak tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar agama, akhlak, dan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal saat mereka terjun ke masyarakat,” ujar Ahmad Rifai.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rifai juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan orang tua yang telah mendampingi proses pendidikan peserta didik hingga menyelesaikan jenjang pendidikannya.

Kepada para lulusan, ia berpesan agar terus melanjutkan pendidikan, menjaga akhlak, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Ahmad Rifai turut memperkenalkan program peningkatan mutu pendidikan yang tengah dijalankan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, yaitu penguatan budaya kebersihan, kedisiplinan, dan ekoteologi di lingkungan madrasah.

Sebagai bagian dari implementasi program ekoteologi, Kementerian Agama Lampung Selatan mendorong setiap peserta didik baru untuk menanam minimal satu pohon di lingkungan rumah masing-masing. Program tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan dan sosial.

“Ketika anak-anak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, kami berharap mereka tidak hanya membawa ilmu yang diperoleh di madrasah, tetapi juga membawa nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Kegiatan Haflah Akhirussanah juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi dari jenjang MI, MTs, dan Ulya sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan nonakademik selama menempuh pendidikan di YPI Washilatul Huda. (Puji)