Lampung (Humas) --- Pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Lampung periode 2025–2030 resmi dilantik bersama Panitia Pesparawi Tingkat Nasional XIV Tahun 2026 Kontingen Provinsi Lampung dalam sebuah acara yang digelar di Balai Keratun Provinsi Lampung, Jumat (30/1/2026).
Pelantikan dilakukan oleh Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Lampung, Senen Mustakim. Kegiatan ini menjadi tonggak awal kesiapan Provinsi Lampung dalam mengikuti Pesparawi Tingkat Nasional XIV yang akan diselenggarakan di Manokwari, Papua Barat, pada 18–26 Juni 2026.
Dalam sambutan, Senen Mustakim menyampaikan Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan LPPD Provinsi Lampung dan menegaskan peran strategis Pesparawi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen, meneguhkan tanggung jawab, dan menyatukan langkah dalam mengembangkan kehidupan keagamaan dan kebudayaan yang harmonis di Provinsi Lampung,” ujar Senen.
Menurutnya, Pesparawi memiliki peran penting sebagai wadah pengembangan seni budaya gerejawi, sarana pembinaan karakter, penguatan nilai spiritual, serta perekat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Lampung.
“Melalui Pesparawi, nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, kerja sama, dan harmoni ditumbuhkan secara nyata. Musik gerejawi tidak hanya menjadi ekspresi iman, tetapi juga bahasa universal yang menyatukan perbedaan,” kata Senen.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus LPPD yang baru dilantik serta berharap lembaga tersebut dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, berbudaya, dan berkarakter.
Sementara itu, Plt. Pembimas Kristen Provinsi Lampung Sri Aslawati Lubis menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus LPPD Provinsi Lampung dan panitia Pesparawi Nasional yang telah dilantik.
“Atas nama Kementerian Agama melalui Bimas Kristen, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus LPPD Provinsi Lampung periode 2025–2030. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pelayanan,” ujar Sri Aslawati.
Ia berharap LPPD dapat menjadi motor penggerak pembinaan Pesparawi yang berkelanjutan, inklusif, dan berprestasi, sekaligus berkontribusi dalam penguatan moderasi beragama.
“Pesparawi bukan hanya ajang lomba, tetapi sarana pembinaan iman, karakter, dan kebangsaan. Saya berpesan agar LPPD terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, gereja-gereja, serta seluruh pemangku kepentingan demi mengharumkan nama Lampung di tingkat nasional,” katanya.
Ketua LPPD Provinsi Lampung Pnt. Salatieli Daeli menjelaskan bahwa salah satu tugas utama LPPD adalah mempersiapkan keikutsertaan Lampung dalam Pesparawi Nasional yang digelar setiap tiga tahun sekali. Pada Pesparawi Nasional XIV, Lampung akan mengikuti enam tangkai lomba dari total 12 tangkai yang dipertandingkan.
“Kami membawa nama Provinsi Lampung. Karena itu, dukungan dan kebersamaan seluruh pihak sangat kami harapkan agar kontingen Lampung dapat tampil optimal dan membanggakan,” ujar Salatieli. (Humas)
Penulis : Anggithya
Editor : Alifah
