Search

Makmur: Pendidikan Al-Qur’an dan Nasionalisme Harus Berjalan Beriringan

makmur-pendidikan-al-quran-dan-nasionalisme-harus-berjalan-beriringan
Fotografer: Humas Kanwil

Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Drs. H. Makmur, M.Ag., menghadiri dan memberikan sambutan pada Upacara Wisuda ke-39 Madrasah Diniyah Taqwa Tahun Pelajaran 2024–2025 di Masjid Taqwa, Kota Raja Gunung Sari, Minggu (15/06/2025).

Wisuda bertema “Menjadi Generasi Religius yang Siap Menjawab Tantangan Zaman” ini meluluskan 17 santri, terdiri dari 10 putra dan 7 putri, sehingga total alumni madrasah mencapai 410 orang. Turut hadir Ketua DWP Kemenag Kota Bandar Lampung Hj. Deska Merly, para tokoh agama, Babinsa, lurah, RT, wali santri, dan undangan lainnya.


Kepala Madrasah, Drs. Bisam’i Yamin, menyampaikan rencana penerapan kurikulum baru enam tingkat mulai 14 Juli 2025, sesuai pedoman Kementerian Agama. Buku ajar hasil karya guru madrasah juga akan mulai digunakan.

Sementara itu, Hj. Herlina Destati Farhan mewakili Yayasan Diniyah Taqwa menyampaikan pesan ketua yayasan, sekaligus mengisahkan kiprah para alumni yang sukses di berbagai bidang. Ia mengapresiasi peran orang tua dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, H. Makmur menegaskan pentingnya pendidikan agama berbasis literasi Al-Qur’an, ibadah, dan akhlak, serta nasionalisme. Ia menyampaikan bahwa tidak ada pertentangan antara agama dan Pancasila, sebab nilai-nilai luhur bangsa justru dirumuskan oleh para ulama. “Pendidikan Al-Qur’an dan nasionalisme harus berjalan selaras,” tegasnya.

Upacara ditutup dengan doa bersama dan penampilan santri, mulai dari pembacaan Al-Qur’an hingga tari-tarian budaya, mencerminkan semangat religius dan cinta tanah air. (Mushollin)


Editor : Fadilah


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil