Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Bandar
Lampung menyelenggarakan In House Training (IHT) Peningkatan Mutu Guru dalam
Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta dan Pendekatan Mendalam, Selasa
(18/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula MIN 4 tersebut diikuti para
guru dan tenaga pendidik dengan fokus pada penguatan kompetensi pembelajaran
berbasis karakter, pendekatan humanis, dan pendalaman materi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, H. Makmur, membuka kegiatan secara resmi sekaligus menyampaikan materi utama. Hadir mendampingi: Kasubbag TU, Kasimun; Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Said Karimin; Pengawas Madrasah, Evalia agus; narasumber Dr. Syahrul; Kepala MIN 4 Bandar Lampung, Ahmad Firdaus; serta sekitar 60 peserta yang berasal dari dua KKM, yakni MIS Darul Huda dan MIS Tanjung Gading, anggota KKM MIN 4 Bandar Lampung.
Pelaksanaan IHT ini merupakan bagian dari strategi madrasah dalam
meningkatkan pemahaman guru terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka, yang
menekankan fleksibilitas pembelajaran, penguatan kompetensi, serta pemberian
ruang bagi peserta didik untuk berkembang sesuai minat dan bakat. Kegiatan ini
juga mengangkat penguatan Kurikulum Berbasis Cinta, gagasan Menteri Agama yang
menitikberatkan pada pendidikan berlandaskan kasih sayang, penghargaan terhadap
keberagaman, penguatan akhlak, serta kedekatan emosional antara guru dan
peserta didik.
Dalam sambutannya, Makmur mengapresiasi penyelenggaraan IHT dan menegaskan
pentingnya integrasi nilai-nilai Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Cinta dalam
proses pembelajaran. Ia menyampaikan bahwa kedua konsep tersebut saling
melengkapi dalam membangun pembelajaran yang relevan, menyeluruh, adaptif, dan
berkarakter.
Pada sesi materi, Makmur menekankan urgensi penguatan empat kompetensi
utama guru—pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Ia mendorong para
guru untuk menghadirkan pembelajaran yang empatik, inklusif, menghargai
keberagaman, serta memberi ruang bagi peserta didik untuk memahami materi
secara lebih mendalam, sejalan dengan arah kebijakan pendidikan madrasah.
Melalui kegiatan IHT ini, MIN 4 Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam meningkatkan profesionalitas guru dan mutu layanan pendidikan. Upaya berkelanjutan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mencetak peserta didik yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing di Kota Bandar Lampung. (Mushollin/Ali)
Editor: Fadilah
