Metro, MAN 1 (Humas). Kepala MAN 1 Metro secara resmi membuka kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil 'alamiin (P5P2RA) dengan mengusung tema kreatif 'Kewirausahaan, Berekayasa, dan Berteknologi Untuk Membangun NKRI' pada Kamis pagi, 22 Mei 2025 di halaman Kampus 2.
Persiapan selama 3 hari berturut-turut dari hari Senin sampai Rabu, 19 - 21 Mei, siswa melakukan persiapan bersama guru pendamping P5 P2RA di setiap kelasnya.
Tim proyek penguatan profil pelajar Pancasila kelas mengambil sub judul dengan mengangkat isu yang sedang berkelanjutan, yaitu 'Merekayasa Limbah Botol Bekas Menjadi Barang Kreasi yang Berguna.'
Untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka di MAN 1 Metro, tim memfokuskan pada Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Fase E dengan tema rekayasa dan teknologi. Melalui proyek ini tim bertujuan agar peserta didik dapat mengembangkan daya fikir kreatif, kritis, inovatif serta kemampuan berempati dalam menghasilkan produk berteknologi yang mempermudah kehidupan mereka dan masyarakat sekitar.
Selain itu juga untuk melatih peserta didik membangun budaya Smart_Society dengan menyelesaikan permasalahan di lingkungan sekitar melalui inovasi dan penerapan teknologi yang menggabungkan aspek sosial dan teknologi sehingga kegiatan ini memiliki target pencapaian proyek yaitu siswa dapat mengembangkan secara spesifik 3 dimensi profil pelajar Pancasila yaitu bernalar kritis, kreatif dan gotong royong.
H. Suhardi, M. P. Fis Waka Bidang Kurikulum dan sekaligus ketua pelaksana P5P2RA menyampaikan, 'Kegiatan gelar aksi ini merupakan gelaran terakhir di tahun pelajaran 2024/2025 yang mana kegiatan ini dalam satu tahun di Kurikulum Merdeka dilakukan 2 sampai 3 proyek dan kita mengambil tengah, yaitu 3 proyek dan semua gelaran Alhamdulillah berjalan lancar. Mudah - mudahan kegiatan ini bisa membangun dan menguatkan profil pelajar yang betul - betul bisa menjiwai Pancasila, 'ungkapnya.
Kepala MAN 1 Metro H. Sarjono, S. Pd., M. Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa, 'Kegiatan ini menanamkan jiwa Pancasila kepada para siswa, sehingga semua siswa harus betul - betul melaksanakannya dengan disiplin, 'ungkapnya.
Ditemui awak media Jurnalis Madrasah, beliau melanjutkan bahwa, 'Luar biasa, saya selaku Kepala Madrasah merasa bangga sekali, karena siswa merasa antusias sehingga kedepannya memiliki hasil yang lebih baik lagi dan setelah gelaran ini siswa harus lebih memiliki karakter Pancasila, 'lanjutnya. (Jr/Anggithya)
