Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

MAN 1 Tanggamus Gelar Upacara Perdana Pasca Libur Idul Fitri 1446 H

Senin, 14 April 2025 MAN 1 Tanggamus
MAN 1 Tanggamus Gelar Upacara  Perdana Pasca Libur Idul Fitri 1446 H
MAN 1 Tanggamus
MAN 1 Tanggamus

Tanggamus, MAN 1 (Humas)- Madrasah Aliyah Negeri 1 Tanggamus menggelar upacara bendera pertama pasca libur hari raya ‘Idul Fitri 1446 Hijriah pada Senin (14/04/2025). Pembina Olimpiade, Maryadi Budi Wiyono, S.Pd didaulat menjadi pembina upacara.

Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB itu, diikuti oleh Kepala madrasah, Plt-TU, para wakil kepala, guru dan pegawai serta 576 siswa itu berlangsung lancar dan khidmat.

Diawal amanahnya, Pembina upacara menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul Fitri 144y Hijriah. Ia mengajak siswa untuk menjadikan momen ‘Idul Fitri sebagai penambah semangat untuk belajar lebih giat lagi.

“Setelah idul Fitri ini, maka bertambah semangat untuk belajar, supaya lebih maju dan semangat pula untuk membangun MAN 1 Tanggamus lebih jaya ke depan,” kata Budi.

Dia meminta siswa agar mencontoh prestasi kakak kelasnya yang sukses lulus di berbagai PTN favorit di Indonesia. Bahkan kata Maryadi Budi Wiyono, sebagian siswa tersebut lulus di fakultas kedokteran.

“Mari tiru prestasi kakakmu yang telah lulus di berbagai PTN favorite umum dan agama, 2 diantara kakakmu itu bahkan lulus di fakultas kedokteran” ucapnya.

Ia juga berterimakasih kepada siswa yang ikut ambil bagian dalam menyukseskan Pesantren Ramadhan di kota agung. Menurutnya, siswa telah mampu mengharumkan nama madrasah dengan mengisi berbagai kegiatan.

“Kegiatan pesantren Ramadhan yang kita lakukan kemaren itu suatu yang luar biasa, kamu telah mewarnai kualitas pesantren sebagai penceramah, membantu panitia dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Pada saat yang sama pembina juga mengingatkan pentingnya menghargai dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin, Karena waktu tidak dapat terulang lagi. Hari-hari yang sudah berlalu, tidak akan kembali lagi.

“Oleh karena itu marilah memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Pergunakan waktu muda sebelum datang masa tua. Waktu kaya sebelum datang masa miskin. Waktu luang sebelum waktu sibuk. Waktu sehat sebelum datang waktu sakit. Waktu hidup sebelum datang waktu kematian,” ajaknya.

Budi mengatakan untuk menghargai waktu, alangkah baiknya untuk bisa membuat jadwal kegiatan harian dan melaksanakan jadwal yang telah dibuat tersebut dengan sebaik-baiknya. Kemudian mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan dan yang belum. Barang siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, maka ia beruntung. Tapi barang siapa yang hari kemarin lebih baik dari hari ini, maka ia merugi.

“Orang sukses adalah orang yang selalu mempersiapkan dirinya dengan sebaik-baiknya. Sehingga ketika  kesempatan datang, ia telah siap menghadapi momentum dengan sebaik-baiknya,” ujar Budi 

Lebih lanjut budi mengatakan sukses atau tidak, beruntung atau tidak, disebabkan oleh persiapan-persiapan. “Mari perbanyak belajar, latihan, membaca, silaturahmi, berdoa dan bekerja. Karena kesuksesan dan keberuntungan itu akan menghampiri orang-orang yang telah siap untuk sukses dan siap untuk beruntung,” ajaknya lagi.

Kegiatan upacara di akhir dengan doa bersama. (Seftia/Mela Basyar)